JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurangi potensi hujan berintensitas tinggi di Jabodetabek.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya sebagai respons terhadap banjir yang terjadi di Jakarta.
“Merespons banjir di Jakarta, BNPB telah menyalurkan bantuan sembako dan nonpangan, seperti selimut dan matras,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
“Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan untuk mengurangi potensi curah hujan berintensitas tinggi di wilayah Jabodetabek,” tegasnya.
Baca Juga: Dampak Banjir di Outer Ring Road Cengkareng, SPBU Tak Beroperasi dan Jalanan Macet
Muhari menyampaikan, banjir dan cuaca ekstrem terjadi di beberapa wilayah di Jabodetabek.
“Hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (7/3) hingga Minggu (8/3) menyebabkan genangan di Daerah Khusus Jakarta,” lanjutnya.
Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, puluhan kelurahan terdampak banjir.
“BPBD setempat memantau terdapat 23 kelurahan di tiga kecamatan yang terdampak banjir. Sebanyak 122 jiwa mengungsi sementara waktu ke tempat aman,” tambahnya.
Selain di Jakarta, kata dia, cuaca ekstrem juga terjadi Kota Tangerang, Provinsi Banten, setelah hujan yang terjadi sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026).
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- banjir jabodetabek
- operasi modifikasi cuaca
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- modifikasi cuaca jabodetebak
- modifikasi cuaca





