KOMPAS.TV - Sirajudin, warga Luwu, Sulawesi Selatan, jadi salah satu ABK yang diduga hilang saat berlayar di Selat Hormuz.
Keluarga berharap Sirajudin dapat segera ditemukan.
Keluarga terkejut atas peristiwa ini karena terakhir berkomunikasi dengan Sirajudin pada Kamis (5/3/2026) lalu.
Keluarga mengaku mendapat kabar meledaknya kapal tersebut dari seorang rekan.
Sirajudin bekerja sebagai kepala mesin tugboat Musaffah Dua. Ia berangkat berlayar sejak Agustus 2025 lalu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menjelaskan kapal tugboat Musaffah meledak saat ABK sedang melakukan pengecekan kapal lain yang rusak di Selat Hormuz pada 6 Maret lalu.
Empat WNI ABK dan satu teknisi WNI berada di dalam kapal tersebut. Akibat peristiwa itu, dua WNI terluka dan dirawat di RS Oman dan Abu Dhabi. Sementara tiga WNI lainnya masih dalam pencarian.
#wni #selathormuz #kapalmeledak
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- kapal meledak selat hormuz
- abk wni hilang
- sirajudin luwu
- tugboat musaffah dua
- ledakan kapal
- wni di luar negeri





