Begini Update Soal Pengadaan Meja Biliar di Rumah Dinas DPRD Sumsel

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SUMATERA SELATAN - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie angkat bicara mengenai rencana pengadaan dua unit meja biliar untuk rumah dinas pimpinan dewan yang memicu kontroversi di masyarakat.

Andie, menegaskan hingga saat ini belum ada realisasi anggaran maupun pembelian unit tersebut.

BACA JUGA: Mengamankan Arus Mudik Lebaran 2026, Polda Sumsel Larang Truk Melintas Mulai 13 Maret

Menurut Andie, status pengadaan tersebut masih berada dalam tahap usulan awal. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Sekretariat Dewan untuk mengklarifikasi detail draf pengadaan yang beredar.

"Saya sudah menghubungi Sekretariat Dewan untuk mengklarifikasi terkait pengadaan barang tersebut. Namun, untuk diketahui bersama semuanya masih tahap perencanaan, belum ada pembelian," ujar Andie, Senin (9/3).

BACA JUGA: Gelar Safari Ramadan di Berbagai Daerah, Jamkrindo Salurkan Bantuan Sosial

Pernyataan ini dikeluarkan guna meredam spekulasi publik terkait pemborosan anggaran daerah.

Meski demikian, Andie belum merinci lebih lanjut apakah rencana pengadaan ini akan tetap dilanjutkan atau dievaluasi kembali setelah mendapatkan sorotan tajam dan berbagai elemen masyarakat.

BACA JUGA: Wujudkan Swasembada Pangan, KBI Perkuat Sosialisasi Sistem Is-Ware Next Gen

Sebelumnya, rencana pengadaan itu tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel per 7 Maret 2026.

Dalam data tersebut, alokasi anggaran pengadaan meja biliar untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel tercatat sebesar Rp151 juta.

Sementara satu unit lainnya direncanakan untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel, Ilyas Panji Alam, dengan anggaran Rp335,9 juta.

Total nilai rencana pengadaan dua unit meja biliar itu mencapai Rp 486,9 juta.

Andie yang juga menjabat Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia mengatakan fasilitas tersebut rencananya tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan.

Menurutnya, meja biliar itu juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat alternatif latihan bagi atlet biliar Sumsel.

“Jadi, selain di tempat latihan yang ada, atlet bisa juga berlatih di rumah dinas,” kata Andie.

Meski demikian, politisi Partai Golkar tersebut menyatakan pihaknya memahami perhatian masyarakat terkait penggunaan anggaran daerah.

Dia memastikan setiap rencana pengadaan akan dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan.

“Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan,” tutup Andie.(mcr35/jpnn)


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PU Dukung Bersih-bersih Proyek Cipta Karya di Sumut
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menko Zulhas Sampaikan Peran Strategis Pesantren dalam Ketahanan Pangan 
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Nasib Pemain Naturalisasi ‘Bodong’ Malaysia Makin Suram, Resmi Diputus Kontrak Klub Argentina
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Doa yang Dianjurkan saat Lailatul Qadar, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Ancam AS-Israel soal Harga Minyak Bakal Melonjak Usai Kilangnya Diserang
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.