JAKARTA, KOMPAS.TV - Bulan Ramadan menyimpan satu malam yang sangat istimewa bagi umat Islam, yaitu Lailatul Qadar.
Malam ini diyakini memiliki keutamaan luar biasa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Mengutip laman Muhammadiyah.or.id, Rasulullah saw memberikan petunjuk bahwa Lailatul Qadar berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah pada periode tersebut.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah ra:
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Latin:
‘An ‘Āisyata anna Rasūlallāhi qāla: taḥarraw laylatal-qadri fil-witri minal-‘asyril-awākhiri min Ramaḍān.
“Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Intailah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Niat dan Besaran Zakat Fitrah 2026 di Jawa Barat, Ini Daftar Lengkap di 27 Kota dan Kabupaten
Hadis tersebut menjadi dasar bagi banyak umat Islam untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.
Petunjuk serupa juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra.
Dalam hadis tersebut, Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar dapat dicari pada hari-hari tertentu di sepuluh malam terakhir Ramadan.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ: الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي تَاسِعَةٍ تَبْقَى، فِي سَابِعَةٍ تَبْقَى، فِي خَامِسَةٍ تَبْقَى
Latin:
‘An Ibni ‘Abbāsin anna an-nabiyya qāla: iltamisūhā fil-‘asyril-awākhiri min Ramaḍān laylatal-qadri fī tāsi‘atin tabqā, fī sābi‘atin tabqā, fī khāmisatin tabqā.
“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi saw bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, pada saat tersisa sembilan malam, tujuh malam, atau lima malam.” (HR. al-Bukhari).
Sebagian ulama memahami hadis ini sebagai isyarat pada malam-malam ganjil.
Meski demikian, banyak ulama tetap menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir dengan ibadah.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- lailatul qadar
- doa lailatul qadar
- doa malam lailatul qadar
- amalan sepuluh malam terakhir ramadan
- hadis lailatul qadar
- doa ramadan





