JAKARTA, KOMPAS.TV - Guru honorer Reza Sudrajat mempertanyakan kelayakan insentif untuk guru honorer yang nilainya Rp400 ribu.
Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers gugatan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, Senin (9/3/2026).
"Sekarang yang jadi pertanyaan saya, apakah menteri-menteri kita atau DPR kita mendapatkan Rp400 ribu sebulan? Apakah cukup Rp400 ribu sebulan? Apakah sudah merasa layak Rp400 ribu sebulan? Saya rasa tidak, teman-teman," katanya, seperti dipantau dari Breaking News KompasTV.
Reza bahkan memerinci uang sebesar Rp400 ribu jika dibagi dalam sebulan berarti hanya Rp13 ribu per harinya.
"Coba, Rp13 ribu sehari untuk apa? Kami punya keluarga, kami punya anak-anak, kami punya masa depan, kami ingin punya tempat tinggal yang layak. Apakah itu perlakuan negara kepada guru?" ujarnya.
Baca Juga: Teddy Tegaskan Prabowo Peduli Guru Honorer: Insentif Naik Rp400 Ribu, Pertama Kali dalam 20 Tahun
Karena sebab itulah yang menjadi alasan Reza mengajukan permohonan uji materi atau judicial review terhadap UU APBN 2026 kepada Mahkamah Konstitusi (MK).
Ditilik dari laman MK RI, permohonan judicial review yang diajukannya terdaftar sebagai permohonan nomor 55/PUU-XXIV/2026.
Alasan lain Reza mengajukan gugatan uji materi Undang-Undang APBN 2026 karena kepastian karier bagi guru honorer masih "abu-abu". Sementara negara mampu mengalokasikan dana ratusan triliun untuk program makan bergizi gratis (MBG).
Ia juga menyebut kondisi finansialnya sebagai guru "kacau", sehingga membuatnya mempertanyakan apakah alokasi dana pemerintah untuk MBG tepat sasaran atau ada korban yang dirugikan juga selain dirinya.
Ia mengaku khawatir jika karier sebagai guru penuh ketidakpastian, maka hal itu akan mengancam masa depan anak-anak generasi bangsa.
"Kalau kondisinya seperti ini, siapa yang kelak akan mengajar anak-anak kita? Kalau misalnya katakan lah, orang-orang sudah tidak mau menjadi guru karena tidak ada jenjang karier yang pasti. Itu yang menjadi pertimbangan saya," tuturnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- guru honorer
- insentif
- insentif guru honorer
- kelayakan insentif guru honorer
- pendidikan
- guru





