Hal ini berkaitan dengan regulasi pemerintah yang tak lagi memberikan keringan pajak untuk beberapa kendaraan listrik. Terutama untuk kendaraan listrik yang diimpor dengan skema impor utuh atau CBU.
Atas dasar hal tersebut pun mobil listrik di Indonesia per Maret 2026 mengalami penyesuaian naik, dengan beberapa model meningkat hingga Rp60 juta. Selain karena ada penyesuaian dengan tarif pajak, juga dipengaruhi oleh permintaan menjelang Lebaran.
Model termurah (city car) dimulai dari Rp150 jutaan (Vinfast) hingga Rp200 jutaan, sementara model populer seperti BYD dan MG berada di rentang Rp300-600 jutaan. Baca Juga:
Blade Battery Generasi Kedua, Banyak Peningkatannya Berikut daftar perkiraan harga mobil listrik per Maret 2026:
City Car / Compact EV: Vinfast VF 3: Rp156 juta (tanpa baterai)
Changan Lumin: Rp183 juta
Seres E1 B-Type: Rp189 juta
Wuling Air EV Lite: Rp214 juta
Wulnig Binguo EV: Rp318 juta
Neta V-II: Rp299 juta Hatchback / Crossover: BYD Dolphin Dynamic: Rp369 juta
Aion Y Plus Exclusive: Rp419 juta
MG 4 EV: Rp415 - Rp460 juta
Chery E5: Rp419,9 juta SUV & Sedan: Changan Deepal S07: Rp599 juta
Jaecoo J5: Rp299 jutaan
Chery J6: Rp580 jutaan
Xpeng G6 Pro: Rp679 juta
BYD Seal: Rp639 - Rp750 juta
Hyundai Ioniq 5: Rp809 juta
Hyundai KONA Electric: Rp516 juta - Rp610 jutaan
Toyota bZ4X: Rp799 juta Baca Juga:
Tips Beli Mobil Bekas untuk Mudik Lebaran 2026 Premium/Luxury: Hyundai Ioniq 5 N: Rp1,367 miliar
Denza D9: Rp950 jutaan
BMW i5 eDrive40: Rp2,22 miliar
Lexus RZ450e: Rp2,28 miliar
Zeekr 009: < Rp1,6 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





