Angkat Mens Rea Jadi Buku, Pandji Pragiwaksono: Agar Tak Ada Kesalahpahaman Lagi

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Komika Pandji Pragiwaksono membenarkan bahwa dirinya akan mengangkat pertunjukan komedinya, Mens Rea ke dalam bentuk buku. Pandji menyebut rencananya itu akan segera terwujud pada bulan April mendatang.

"Iya betul, Mens Rea akan hadir dalam bentuk buku. Yang kelihatannya akan hadir di bulan April," ujar Pandji Pragiwaksono kepada wartawan di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Buku itu, kata Pandji, nantinya akan berisikan naskah dari candaan yang ia lontarkan dalam pertunjukan stand up comedy tunggalnya itu. Termasuk bagaimana dirinya menanggapi soal materi yang dia bawakan di Mens Rea.

"Isinya adalah naskah dari joke-nya dengan data dan fakta yang mendasari joke-nya dan pendapat saya akan joke tersebut. Itu diterbitkan sama Bentang Pustaka. Moga-moga bisa dinikmati seluas-luasnya oleh masyarakat Indonesia," ucap Pandji.

Keputusan Pandji untuk membukukan pertunjukannya itu bukan tanpa sebab. Ia ingin para penikmat karyanya kelak bisa memahami betul soal sudut pandang dan alasan kenapa dia mengangkat tema atau bahasan tertentu dalam pertunjukannya.

"Karena ada banyak diskusi yang terjadi di masyarakat. Penginnya diskusi itu dijelaskan dari sudut pandang saya sebagai pemilik pertunjukan," ungkap Pandji.

"Biar lebih dari sekadar materi pertunjukan ya, lebih daripada sekadar acara lawaknya, orang memahami argumen-argumen di balik joke yang ada di Mens Rea," sambungnya.

Oleh karena itu, ia berharap dengan hadirnya Mens Rea dalam bentuk buku, bisa menjadi bentuk klarifikasi kepada publik soal bagaimana ia membangun candaanya di atas panggung.

"Bisa dianggap seperti itu (sebagai bentuk klarifikasi), tapi buat saya ini sebuah wujud yang lebih serius dari Mens Rea. Saya malah berharap buku ini bisa membantu memberi kejelasan aja di antara masyarakat sehingga nggak perlu lagi terjadi kesalahpahaman," kata Pandji.

Pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea sempat jadi sorotan setelah dilaporkan oleh sejumlah pihak. Salah satunya terkait dugaan penghasutan di muka umum serta dugaan penistaan agama yang dikaitkan dengan pernyataannya dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea.

Dalam salah satu laporan, pelapor berasal dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Para pelapor menilai materi yang disampaikan Pandji menimbulkan kegaduhan dan berpotensi memicu perpecahan.

Pandji juga sudah menjalani klarifikasi atas laporan yang berjalan di Polda Metro Jaya itu. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi menerapkan empat pasal dari KUHP baru. Ada Pasal 300 tentang penodaan agama, Pasal 301 tentang penyebarluasan publikasinya, serta Pasal 242 dan 243 terkait penistaan terhadap kelompok tertentu.

Menanggapi tuduhan itu, Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak berniat sedikit pun untuk menodai agama mana pun. Ia merasa apa yang disampaikan di panggung adalah murni bentuk ekspresi seni dan kritik sosial.

"Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama. Jadi prosesnya tadi jalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab, dan ya kita ikuti prosesnya saja," ujar Pandji dengan tenang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Situasi Terkini Iran Jelang Baiat untuk Pemimpin Baru Ayatollah Mojtaba Khamenei
• 19 jam lalusuara.com
thumb
BMKG: Dinamika Atmosfer Global dan Bibit Siklon 95W Berpotensi Tingkatkan Curah Hujan di Indonesia
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Usut Korupsi Proyek DJKA, KPK Periksa Mantan Menhub Budi Karya Sumadi di Semarang
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Ramadan Runway 2026 Dorong Modest Fashion Lokal Mendunia, Intip Yuk Beauty!
• 19 jam laluherstory.co.id
thumb
Waka MPR Sebut Longsor TPST Bantargebang Alarm Krisis Sampah
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.