Bursa Asia Tancap Gas Usai Trump Beri Sinyal Perdamaian Iran Picu Penurunan Harga Minyak Dunia

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik dibuka naik di awal perdagangan hari ini, Selasa, 10 Maret 2026. Penguatan ini seiring harga minyak turun karena Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengisyaratkan konflik dengan Iran mungkin akan segera berakhir.

“Perang ini sudah sangat lengkap, hampir sepenuhnya," tulis Trump di X dikutip dari CNBC Internasional, Selasa, 10 Maret 2026. 

Baca Juga :
Peluang IHSG Rebound Terbuka Usai Merosot Tajam, Analis Jagokan 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Ini
IHSG Ditutup Terjun 3,27 Persen saat Harga Minyak Dunia Terbang, Cek 3 Saham Top Gainers di LQ45

Harga minyak dunia turun lebih dari 10 persen setelah Trump mengatakan akan mempertimbangkan untuk menguasai Selat Hormuz. Penurunan tersebut terjadi setelah harga minyak melonjak melewati angka US$100 atau sekitar Rp1.689.700 per barel (estimasi kurs Rp 16.900 per dolar AS).

Harga minyak mentah Brent tergerus hampir 10 persen atau turuun US$8,90 per barel pada pukul 21.10 ET pada sesi perdagangan Senin, 9 Maret 2026. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terjun lebih dari 9 perssn menjadi $86,05 atau sekitar Rp1.453.728 per barel. 

Ilustrasi krisis minyak
Photo :
  • Freepik

“Dengan terhentinya pasokan minyak dunia sebesar 20 persen, dunia mengalami gangguan terbesar yang pernah terjadi,” kata Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally. 

Indeks Kospi di Korea Selatan memimpin lonjakan lebih dari 5 persen di awal perdagangan hari ini. Indeks, Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil melesat lebih dari 4 persen.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 melambung 1,66 persen. Indeks Topix mencatatkan kenaikan sebesar 1,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Australia menguat 1,35 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong turun ke level 25.370 dari posisi terakhir di area 25.408,46.

Rebuond pesat juga terlihat di pasar AS, Wall Street. Indeks  S&P 500 melonjak 0,83 persen ke posisi 6.795,99.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningmat 239,25 poin atau 0,5 persen dan ditutup pada area 47.740,80. Nasdaq Composite membukukan penguatan sebesar 1,38 persen menjadi 22.695,95.

Penguatan ini menandai pembalikan yang mengesankan dari kerugian yang terlihat sebelumnya pada hari itu. Indeks Dow Jones turun hampir 900 poin pada titik terendah sesi sedangkan S&P 500 serta Nasdaq masing-masing turun hingga 1,5 persen.

Baca Juga :
Harga Minyak Dunia Meroket 20 Persen di Tengah Perang, Trump: Akan Turun Cepat
Iran Ultimatum AS-Israel soal Harga Minyak Dunia: Kalau Mau Tembus US$200 per Barel, Lanjutkan Permainan Ini!
IHSG Dibuka Anjlok 2,79 Persen, Bursa Asia & Wall Street Lesu Diancam Harga Minyak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pendaftar Melonjak Drastis, Pemprov DKI Jakarta Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Daftar Harga Tiket Final Four Proliga 2026: Volimania Cukup Bayar Mulai Rp150 Ribu Untuk Nonton Megawati Hangestri Cs
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun di Februari 2026
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
KLH Usut Longsor di TPST Bantargebang hingga Jatuh 6 Korban Jiwa
• 15 jam laludetik.com
thumb
Tottenham Terancam Degradasi, Tudor Akui Premier League Lebih Penting dari Liga Champions
• 4 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.