Tim SAR gabungan menemukan seluruh korban yang tertimbun longsoran sampah di Zona 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.
Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi dinyatakan berakhir pada Selasa (10/3).
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi total korban jiwa dalam tragedi yang terjadi sejak Minggu (8/3), berjumlah 7 orang. Sementara 6 orang dinyatakan selamat.
"Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup," ujar Desiana Kartika Bahari dalam keterangannya.
Upaya pencarian yang melibatkan 336 personel gabungan ini sempat terkendala medan yang sulit. Tim di lapangan menggunakan alat berat, anjing pelacak (K9), hingga drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah tumpukan sampah.
Memasuki hari terakhir pencarian, tim berhasil mengevakuasi tiga korban terakhir dalam waktu yang berdekatan:
Pukul 16.00 WIB: Korban bernama Jussova Situmorang (38) teridentifikasi meninggal dunia.
Pukul 17.50 WIB: Korban bernama Hardianto ditemukan meninggal dunia di pinggir kali dalam kondisi tertimbun sampah.
Pukul 23.30 WIB: Korban terakhir atas nama Riki Supriadi (40) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI.
Berdasarkan data terakhir dari Kantor SAR Jakarta, berikut adalah identitas korban dalam musibah longsor di Zona 4 Bantargebang:
Korban Meninggal Dunia (7 Orang):
Enda Widayanti (25) – Pemilik warung
Sumine (60) – Pemilik warung
Dedi Sutrisno – Sopir truk
Irwan Supriatin – Sopir truk
Jussova Situmorang (38)
Hardianto
Riki Supriadi (40)
Korban Selamat (6 Orang):
Budiman
Johan
Safifudin
Slamet
Ato
Dofir
Sebelumnya, 2 korban atas nama Ato dan Dofir sempat dilaporkan hilang, namun pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa keduanya telah berada di kediaman masing-masing dalam keadaan selamat.
Longsor di TPST Bantargebang ini terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 14.30 WIB. Selain menelan korban jiwa, tumpukan sampah yang ambrol juga menimbun sejumlah truk sampah dan warung milik warga yang berada di area lokasi kejadian.





