Donald Trump Presiden AS mengeklaim perang dengan Iran bisa berakhir dengan cepat. Lantaran sejak 28 Februari 2026, serangan udara dan rudal diklaim sudah mengenai infrastruktur militer Iran, termasuk sistem pertahanan udara, peluncur rudal, dan aset angkatan laut.
Bahkan di hari pertama operasi tersebut, mengakibatkan meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei pemimpin tertinggi Iran.
Memasuki minggu kedua perang, Trump mengklaim keberhasilan Operasi Epic Fury dan mengisyaratkan perang dapat segera berakhir.
“Kami melangkah maju dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya untuk meraih kemenangan mutlak yang akan mengakhiri bahaya yang telah berlangsung lama ini untuk selamanya. Empat puluh tujuh tahun, seharusnya ini sudah dilakukan sejak lama,” kata Trump seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (10/3/2026).
Berikut beberapa poin, mengapa Trump menyimpulkan perang akan berakhir dengan cepat:
- Peluncur rudal Iran telah dilenyapkan sekitar 80 persen. Hal ini sudah mengurangi kemampuan Iran menjadi sangat sedikit.
- Rudal Iran telah dilumpuhkan, termasuk drone dan tempat pembuatan drone.
- AS sudah menyerang lebih dari 5.000 target. Target lain adalah fasilitas listrik. “Kami telah menyerang lebih dari 5.000 target hari ini, beberapa di antaranya adalah target yang sangat penting, dan kami telah menyimpan beberapa target terpenting untuk nanti jika kami perlu melakukannya,” kata Trump.
Meski menganggap militer AS berhasil, Trump merasa kemenangannya belum cukup. “Kita sudah menang dalam banyak hal, tetapi kita belum menang cukup banyak,” ujarnya.
Trump juga mengungkap kekecewaannya karena Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara itu. “Kami pikir ini hanya akan menyebabkan lebih banyak masalah yang sama bagi negara ini,” kata Trump.
Namun Trump enggan mengungkap, apa yang akan dilakukan AS terkait Mojtaba Khamenei. “Saya tidak akan memberi tahu Anda. Saya tidak senang dengannya,” katanya.(lea/ham)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527005/original/079114500_1773152674-02ecd7e9-1c09-43fb-8ad2-0ffce05f901b.jpeg)

