Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan meninjau SPBU Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek dalam rangka Safari Ramadan 1447 H, kemarin malam. Kunjungan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM dan kesiapan sarana dan fasilitas bagi masyarakat jelang arus mudik Idulfitri 2026.
"Saya turun langsung ke lapangan hari ini untuk memastikan tidak ada hambatan sekecil apa pun dalam distribusi. Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. SPBU KM 57 ini adalah titik vital, maka ketersediaan stok dan kecepatan pelayanan di sini menjadi prioritas utama," ujar Iriawan dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Selain memantau aspek teknis seperti tangki timbun dan area dispenser BBM, ia secara detail memeriksa fasilitas penunjang yang berdampak langsung pada kenyamanan pemudik. Hal ini meliputi kebersihan fasilitas mushola, toilet, dan ketersediaan air bersih yang akan menampung lonjakan ribuan pengunjung.
Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut juga memantau kesiapan layanan pembayaran non-tunai untuk mempercepat proses pengisian dan meminimalisir antrean panjang. Kemudian, memantau kesiapan posko kesehatan serta kesiagaan petugas lapangan dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di area SPBU.
Iwan Bule juga berdialog dan memberikan apresiasi kepada para operator serta petugas lapangan yang akan bersiaga selama masa libur Idulfitri.
"Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci. Berikan pelayanan terbaik dengan senyuman, namun saya instruksikan dengan tegas agar aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) tetap menjadi prioritas utama. Tidak ada toleransi untuk masalah keselamatan di tengah kepadatan arus nanti," paparnya.
Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan kehadiran jajaran manajemen Pertamina di lokasi krusial merupakan upaya penuh perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Dalam rangka menghadapi proyeksi lonjakan volume kendaraan pada mudik 2026, Pertamina telah menyiagakan layanan ekstra. Beberapa di antaranya, layanan Pertamina Delivery Service (pesan antar BBM), mobil tangki kantong (SPBU Kantong), hingga penempatan SPBU modular di titik-titik strategis untuk memecah kepadatan.
"Memastikan ketersediaan energi dan kesiapan layanan bagi para pemudik telah menjadi fokus utama seluruh manajemen dan Perwira Pertamina. Kehadiran Komisaris Utama yang turun langsung melakukan peninjauan ini memberikan semangat tambahan bagi petugas di lapangan, sekaligus memastikan bahwa pengawasan berjalan ketat agar masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman," pungkas Baron.
Simak juga Video BPH Migas-Pertamina Pastikan Stok BBM Aman saat Nataru 2026
(prf/ega)





