Jakarta, ERANASIONAL.COM – Kediaman megah milik penyanyi dunia Rihanna di kawasan elite Beverly Hills, Los Angeles, menjadi sasaran aksi penembakan yang mengejutkan pada Ahad siang, 8 Maret 2026 waktu setempat. Insiden tersebut memicu kehebohan di lingkungan perumahan mewah yang selama ini dikenal relatif aman dan tertutup dari gangguan keamanan.
Pihak Los Angeles Police Department (LAPD) mengonfirmasi telah menangkap seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang diduga sebagai pelaku tunggal dalam peristiwa tersebut. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah laporan penembakan diterima oleh petugas melalui panggilan darurat 911.
Menurut laporan awal dari sejumlah media Amerika Serikat, termasuk TMZ dan Los Angeles Times, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.20 siang waktu setempat. Saat itu, seorang perempuan yang mengendarai mobil listrik berwarna putih dilaporkan berhenti tepat di depan gerbang utama properti milik pelantun lagu Diamonds tersebut sebelum tiba-tiba melepaskan serangkaian tembakan.
Beberapa saksi mata di sekitar lokasi mengatakan bahwa suara tembakan terdengar berkali-kali dan memecah ketenangan kawasan perumahan tersebut. Wilayah Beverly Hills sendiri dikenal sebagai lingkungan eksklusif yang dihuni banyak tokoh terkenal dari industri hiburan.
Seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mengaku sempat mengira suara yang didengar berasal dari kembang api. Namun setelah beberapa detik, ia menyadari bahwa suara tersebut adalah rentetan tembakan senjata api.
“Awalnya saya kira itu kembang api karena terdengar meledak-ledak. Tapi suaranya terlalu cepat dan keras. Saya kemudian melihat sebuah mobil putih berhenti di depan gerbang rumah Rihanna, dan tidak lama kemudian terdengar sekitar sepuluh kali letusan,” ujar saksi mata tersebut seperti dikutip dari laporan media lokal.
Menurut informasi yang dihimpun dari rekaman radio kepolisian, sedikitnya sekitar sepuluh tembakan dilepaskan ke arah properti tersebut. Beberapa peluru dilaporkan menghantam gerbang utama rumah, sementara setidaknya satu peluru menembus dinding bangunan utama mansion bergaya kolonial yang berada di dalam kompleks properti.
Kejadian tersebut langsung memicu kepanikan di sekitar area tersebut. Beberapa warga dilaporkan segera menghubungi pihak kepolisian setelah mendengar rentetan suara tembakan.
Pihak berwenang kemudian merespons dengan cepat. Unit patroli dari LAPD langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan darurat. Dalam waktu singkat, polisi berhasil melacak kendaraan yang digunakan oleh pelaku.
Juru bicara LAPD, Sersan Jonathan de Vera, menjelaskan bahwa petugas berhasil mencegat kendaraan pelaku hanya beberapa menit setelah aksi penembakan terjadi.
Menurut keterangannya, mobil yang dikendarai pelaku berhasil dihentikan di area Coldwater Canyon Drive, yang berjarak tidak terlalu jauh dari lokasi rumah Rihanna. Penangkapan dilakukan sekitar tiga menit setelah laporan pertama diterima oleh petugas.
“Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam insiden ini. Terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan tak lama setelah petugas menerima panggilan darurat,” kata Sersan Jonathan de Vera dalam keterangan resmi kepada media.
Dalam proses penangkapan tersebut, polisi juga menemukan sebuah senjata api laras panjang jenis semi otomatis di dalam kendaraan pelaku. Senjata tersebut diduga digunakan dalam aksi penembakan yang menargetkan kediaman sang penyanyi.
Meski pelaku sudah diamankan, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut. Identitas lengkap perempuan yang diduga sebagai pelaku juga belum diumumkan kepada publik.
Dalam perkembangan lain, sumber kepolisian menyebutkan bahwa penyelidik sedang memeriksa kemungkinan apakah pelaku memiliki hubungan tertentu dengan Rihanna atau apakah insiden tersebut merupakan tindakan acak tanpa target pribadi.
Pada saat kejadian berlangsung, Rihanna dikabarkan berada di dalam rumahnya. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi apakah pasangannya, rapper A$AP Rocky, serta anak-anak mereka juga berada di lokasi saat penembakan terjadi.
Seperti diketahui, Rihanna dan A$AP Rocky memiliki beberapa anak, termasuk RZA Athelston Mayers dan Riot Rose Mayers, serta seorang bayi yang lahir belum lama ini. Hingga saat ini, belum ada laporan yang menyebutkan bahwa anggota keluarga tersebut berada dalam bahaya.
Walaupun tidak ada korban luka, sumber yang dekat dengan keluarga Rihanna mengatakan bahwa penyanyi asal Barbados itu merasa sangat terguncang karena peristiwa tersebut terjadi tepat di area tempat tinggal pribadinya.
Manajemen Rihanna kemudian mengeluarkan pernyataan singkat kepada media untuk menanggapi insiden tersebut. Dalam pernyataan tersebut, mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bertindak cepat dalam mengamankan situasi.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan keluarga. Kami sangat berterima kasih atas respons cepat dan profesional dari LAPD,” ujar perwakilan tim manajemen Rihanna dalam pernyataan resmi yang dikutip oleh media hiburan.
Insiden ini kembali memunculkan perhatian publik terhadap isu keamanan di lingkungan perumahan selebritas di Los Angeles. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Beverly Hills dan sekitarnya memang beberapa kali mengalami kasus pembobolan rumah mewah maupun aksi kriminal yang menargetkan tokoh terkenal.
Sejumlah pengamat keamanan menyebut bahwa popularitas selebritas serta nilai properti yang sangat tinggi membuat kawasan tersebut kerap menjadi target berbagai tindak kriminal, mulai dari pencurian hingga gangguan keamanan lainnya.
Pihak kepolisian menyatakan akan meningkatkan patroli di kawasan tersebut untuk memastikan keamanan warga. Sementara itu, perempuan yang ditangkap dalam kasus penembakan ini kini menghadapi sejumlah tuduhan serius, termasuk penyerangan dengan senjata mematikan dan percobaan pembunuhan.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan motif serta latar belakang pelaku. Kepolisian juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi guna merekonstruksi secara lebih rinci bagaimana aksi penembakan tersebut terjadi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa bahkan kawasan elite sekalipun tidak sepenuhnya kebal dari ancaman kriminalitas. Bagi banyak warga Beverly Hills, peristiwa ini menjadi salah satu insiden keamanan paling mengejutkan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.





