VIVA – Pemanggilan pemain untuk skuad sementara Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Series 2026 menarik perhatian media internasional.
Media Italia, Tutto Mercato Web, menyoroti masuknya dua pemain Serie A, Jay Idzes dan Emil Audero, dalam daftar 41 pemain yang dipanggil pelatih John Herdman untuk turnamen persahabatan yang akan digelar di Jakarta pada akhir Maret 2026.
“Dua pemain Serie A turut dipanggil oleh pelatih Indonesia untuk turnamen FIFA Series. Daftar sementara yang berisi 41 pemain tersebut termasuk Emil Audero dari Cremonese dan Jay Idzes dari Sassuolo” tulis media tersebut.
Media tersebut juga menilai pengalaman bermain di kompetisi elite Eropa dapat menjadi nilai tambah bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Series.
“Para pemain yang bermain di liga top Eropa tentu membawa pengalaman penting bagi tim,” tulis laporan Tutto Mercato Web.
- Instagram/sassuolocalcio
Jay Idzes saat ini menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Timnas Indonesia. Bek tengah kelahiran Belanda tersebut bahkan dipercaya sebagai kapten tim. Ia kini memperkuat klub Serie A, US Sassuolo Calcio, setelah direkrut dari Venezia pada 2025.
Idzes dikenal sebagai bek yang konsisten tampil reguler di kompetisi Italia dan memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa.
Sementara itu, Emil Audero yang memperkuat US Cremonese dikenal sebagai penjaga gawang dengan pengalaman panjang di kompetisi Italia. Kemampuannya di bawah mistar membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat kiper utama Timnas Indonesia.
- Instagram/Cremonese
Meski demikian, persaingan di posisi penjaga gawang diperkirakan tetap berlangsung ketat. Audero harus bersaing dengan Maarten Paes yang selama ini juga menjadi pilihan penting di bawah mistar gawang skuad Garuda.
Pada ajang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan pertama melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026. Jika berhasil meraih kemenangan, tim asuhan John Herdman akan melanjutkan ke pertandingan berikutnya melawan pemenang laga antara Solomon Islands dan Bulgaria pada 30 Maret 2026.
Turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi pelatih John Herdman untuk menguji kekuatan skuad sekaligus melihat komposisi terbaik tim. Ajang ini juga diharapkan dapat membantu membangun chemistry antarpemain, terutama dengan semakin banyaknya pemain diaspora yang kini memperkuat Timnas Indonesia.





