Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pihak yang terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) di Bengkulu tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Pantauan di lokasi, Selasa (10/3/2026), mereka digelandang dengan lebih dari lima unit minibus hitam sekitar pukul 09.07 WIB.
Tidak ada tampak wajah mereka, sebab mobil-mobil tersebut langsung menuju area terbatas penyidik KPK. Praktik pembatasan visual dari awak media mulai dilakukan usai berlakunya KUHAP baru, dan diterapkan sejak OTT yang menjerat bupati Pekalongan.
Advertisement
Diketahui, KPK membawa Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari ke Jakarta pagi ini, Selasa (10/3/2026). Muhammad Fikri terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Bengkulu.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, Muhammad Fikri tak sendirian. Dia akan diangkut ke Jakarta bersama sejumlah orang lainnya.
"KPK mengagendakan membawa Bupati Rejang Lebong dan pihak lainnya ke Jakarta pada Selasa (10/3/2026) pagi, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi, dilansir Antara.
Dalam OTT, Muhammad Fikri ditangkap bersama sejumlah pihak. Namun, KPK belum membeberkan daftar nama mereka yang turut ditangkap.
“Sejumlah pihak diamankan,” ujar Budi.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).




