Grid.ID - Selebritas sekaligus pengusaha Raffi Ahmad menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan event lari yang digelar di Kota Malang. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti half marathon memiliki dampak besar bagi perkembangan ekonomi kreatif di daerah.
Raffi menilai event olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga mampu menghadirkan efek berantai bagi berbagai sektor usaha. Ia menyebut kehadiran ribuan peserta dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Ini multiplier effect-nya ke para pegiat ekonomi kreatif, khususnya di Kota Malang,” ungkapnya saat menghadiri press conference Malang Half Marathon, di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).
Menurut Raffi, Malang dikenal sebagai kota yang memiliki banyak talenta kreatif dari kalangan anak muda. Berbagai subsektor seperti musik, film, desain hingga kuliner dinilai berkembang pesat di kota tersebut.
Ia juga menyoroti keberadaan fasilitas kreatif yang disediakan pemerintah daerah untuk mendukung para pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya adalah pusat kreativitas yang menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas.
“Malang punya gedung Malang Creative Center yang menampung banyak subsektor ekonomi kreatif,” lengkapnya.
Raffi menjelaskan bahwa event berskala besar seperti lomba lari dapat menjadi sarana promosi bagi produk-produk lokal. Dengan banyaknya pengunjung yang datang, produk kreatif dari daerah berpotensi dikenal secara lebih luas.
Ia pun berharap karya anak bangsa dapat berkembang dari tingkat lokal hingga mendunia. Menurutnya, event seperti ini menjadi momentum bagi brand lokal untuk naik kelas.
“Local hero harus bisa go national, dan national champion bisa go global,” katanya.
Selain memberikan dampak ekonomi, Raffi menilai kegiatan olahraga juga membawa pesan positif bagi masyarakat. Ia mengajak generasi muda untuk menyalurkan energi ke aktivitas yang sehat dan produktif.
Menurut Raffi, di tengah berbagai dinamika global, kegiatan positif seperti olahraga dapat menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat. Event lari juga dinilai mampu menyatukan berbagai komunitas.
“Di tengah situasi dunia yang panas, anak-anak muda harus tetap melakukan hal positif,” kata Raffi.
Raffi juga mengapresiasi inisiatif penyelenggara yang berani menghadirkan event olahraga berskala besar. Ia mengakui bahwa menyelenggarakan acara seperti half marathon membutuhkan biaya dan komitmen besar.
Meski demikian, ia percaya event tersebut tidak hanya berhenti pada satu kali penyelenggaraan. Raffi berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin setiap tahun.
Lebih lanjut, Raffi menilai event lari juga berpotensi mengangkat citra pariwisata daerah. Kota Malang, dengan udara sejuk dan panorama alamnya, dinilai cocok menjadi destinasi sport tourism di Indonesia.
Ia berharap event olahraga tersebut dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala internasional. Bahkan, Raffi optimistis kegiatan itu bisa terus berlangsung hingga puluhan tahun ke depan.
“Semoga event ini bisa berlangsung 10 tahun, 20 tahun bahkan sampai 50 tahun ke depan,” tutupnya.
Raffi juga menyoroti kehadiran peserta dan influencer dari berbagai daerah bahkan luar negeri yang turut meramaikan acara tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi tanda bahwa event olahraga di Indonesia mulai menarik perhatian internasional.
Dengan dukungan komunitas, influencer, dan pemerintah, Raffi optimistis sport tourism di Indonesia akan semakin berkembang. Ia berharap lebih banyak kota di Indonesia dapat mengikuti langkah serupa dalam menggelar event olahraga berskala besar.(*)
Artikel Asli




