WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan perang yang diluncurkan negaranya bersama Israel di Iran akan selesai dalam waktu dekat. Trump mengeklaim militer AS telah semakin dekat dengan objek perang.
Akan tetapi, Trump tidak menyampaikan perkiraan waktu mengenai berakhirnya operasi militer AS dan Israel. Trump sebatas mengeklaim militer AS mencapai "langkah besar" dalam serangan ke Iran.
Selain itu, Trump juga menyatakan AS akan memberi jaminan keamanan bagi kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Presiden AS itu menyebut militernya akan meindungi kapal tanker yang melintas sehingga harga minyak bisa dipulihkan.
"Ini hanyalah sesuatu yang memang harus dilakukan. Kami sudah sangat dekat untuk menyelesaikan ini (perang)," kata Trump dikutip Al Jazeera, Selasa (10/3/2026).
"Amerika Serikat menawarkan asuransi risiko politik untuk kapal tanker yang beroperasi di Teluk (Arab). Kami mungkin juga akan berlayar bersama mereka untuk perlindungan."
Baca Juga: Donald Trump Terkejut dan Kecewa Israel Serang Kilang Minyak Iran
Donald Trump pun mengancam Iran untuk tidak menyerang kapal tanker yang telah diberi jaminan keamanan. Trump menegaskan serangan ke kapal tanker akan berbuntut pembalasan yang "tidak bisa diperhitungkan."
Sebelumnya, pada awal Maret lalu, Donald Trump menyatakan serangan AS ke Iran diperkirakan akan memakan waktu empat hingga lima pekan. Trump menyatakan AS menggempur Iran untuk melumpuhkan kapasitas Teheran meluncurkan rudal balistik.
Perang di Iran meletus usai AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke negara tersebut pada 28 Februari lalu. Serangan ini membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan serangan gabungan AS-Israel telah membunuh total 1.255 orang hingga Senin (9/3). Sedangkan serangan Israel di Lebanon dilaporkan membunuh 394 orang.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Al Jazeera
- donald trump
- perang iran
- iran
- amerika serikat
- donald trump perang iran





