REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, komisi terkait di DPR RI akan meminta penjelasan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) soal status penerapan siaga 1. Adapun Komisi I DPR adalah yang membidangi pertahanan dan menjadi mitra TNI.
Dia menilai, memang sebaiknya aparat militer harus selalu dalam kondisi siap siaga. Sehingga, Puan bakal mempertanyakan pertimbangan TNI dalam menerapkan status itu, yang belakangan menjadi perbincangan publik.
Koops TNI Papua Gelar Bakti Sosial di Kampung Iwaka, Mimika
Telegram Panglima, TNI Posisi Siaga 1
"Namun kalau kemudian sampai ada keluar surat seperti itu dalam situasi seperti ini, mungkin apakah itu diperlukan atau tidak?" kata Puan usai memimpin rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).
Untuk itu, menurut dia, TNI perlu memberikan penjelasan secara jelas dan konkret kepada DPR RI. Hal itu agar legislator sebagai mitra bisa memahami keputusan TNI dalam menetapkan siaga 1 terkait kondisi Timur Tengah.