Video: Efek Ngeri Perang AS-Iran,Rupiah dan IHSG Bisa Anjlok Lebih Dalam

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra mengatakan perang Iran Vs Amerika Serikat yang masih berlangsung masih menjadi sentimen yang menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan global terus meningkat.

Lonjakan harga minyak mentah akibat perang masih menjadi ancaman terhadap pergerakan IHSG, pasar SBN hingga Rupiah. Khusus nilai tukar, Guntur Putra memandang kondisi yang sudah menyentuh level terendahnya di Rp 17.000 per Dolar AS masih berpeluang lanjut melemah jika perang berlanjut dan inflasi meroket dan defisit APBN di atas 3%.

Kondisi ini juga bisa memicu lembaga rating global menurunkan prospek RI menjadi negatif outlook sehingga bisa meningkatkan potensi sovereign downgrade. Dampaknya Rupiah bisa semakin melemah dan SBN yield bisa menyentuh 7% dari posisi sekarang 6,7%.

Seperti apa dampak perang yang melebar ke IHSG, Rupiah dan SBN? Bagaimana arah investasi MI di tengah sentimen geopolitik ini? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 10/03/2026)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Pernyataan Trump
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Mudik Gratis DKI Diserbu Warga, 30.774 Pemudik Siap Berangkat Mulai 17 Maret 2026
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Menyala Super League! 41 Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Herdman Mayoritas dari Liga Domestik
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Singapura luncurkan kompetisi esai AI bagi pelajar prauniversitas
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Bank Negara Indonesia Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar dalam RUPST 2026
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.