REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BEKASI — Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dibekali ilmu keagamaan lewat kegiatan pesantren sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian selama bulan suci Ramadhan.
"Kegiatan ini diikuti oleh 181 warga binaan dengan memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan memperdalam pemahaman keagamaan," kata Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang Urip Dharma Yoga di Cikarang, Senin (9/3/2026).
Baca Juga
Basarnas: Seluruh Korban Longsor Sampah Bantargebang Telah Ditemukan
Mencekam! Rumah Rihanna Dihujani 10 Tembakan
Utang atau Zakat Fitrah Dulu? Ini Jawaban Kemenag yang Perlu Kamu Tahu
Dia mengatakan, Ramadhan merupakan momentum tepat bagi warga binaan untuk introspeksi serta memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas keimanan sekaligus membangun komitmen menjadi pribadi yang lebih baik.
Pesantren Ramadhan di Lapas Cikarang ini sudah berlangsung sejak 23 Februari hingga 13 Maret. Program tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia, Kementerian Agama, serta Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bekasi.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Urip menjelaskan, pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada menjalani masa pidana, tetapi juga membangun perubahan karakter dan pola pikir warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.
"Tujuan pemasyarakatan bukan hanya menjalani masa pidana, tetapi bagaimana warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan perubahan sikap dan pola pikir. Melalui Pesantren Ramadhan ini kami berharap nilai-nilai keagamaan benar-benar tertanam di hati para peserta," katanya.
Kegiatan Pesantren Ramadhan berlangsung selama lima hari dalam sepekan yakni setiap Senin sampai Jumat. Beragam materi pembinaan keagamaan diberikan secara terstruktur kepada seluruh warga binaan yang menjadi peserta.
Sejumlah warga binaan pemasyarakatan mengikuti kegiatan keagamaan membaca Alquran bersama di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B, Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (26/2/2026). Rutan Salatiga menggelar kegiatan keagamaan tadarus atau membaca Alquran selama bulan suci Ramadhan 1447 H untuk meningkatkan ketakwaan dan ilmu agama Islam bagi warga binaan. - (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)