Terminal Kudus Perketat Keamanan Jelang Mudik Lebaran: Pasang 9 CCTV

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Terminal Tipe A Jati Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bersiap menyambut pemudik dari berbagai daerah pada Lebaran tahun ini. Salah satu bentuk kesiapan yakni pemasangan sembilan Closed Circuit Television (CCTV) untuk keamanan di area terminal.

Pantauan kumparan, Selasa (10/3), beberapa CCTV telah terpasang di area terminal. Selain itu, area pojok bermain anak, ruang laktasi, kursi penumpang, dan toilet juga telah siap digunakan.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Jati Kudus, Eli Risandi, mengatakan sembilan CCTV itu dipasang di area terminal, yakni dua CCTV di ruang administrasi lantai dua, area selasar timur terminal, area selasar barat terminal, area timur terminal, dan halaman terminal tempat parkir bus.

Selain itu, CCTV juga ditempatkan di area parkir angkutan dekat musala, area kios, dan ruang rapat. Pemasangan CCTV dilakukan sebagai antisipasi apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan.

"Rencana juga akan ada penambahan unit CCTV dari pihak BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Kelas I Jawa Tengah," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (10/3).

Kegiatan ramp check juga telah dilakukan beberapa pekan lalu oleh pihak BPTD Kelas I Jawa Tengah dan rencananya akan terus berlanjut menjelang Lebaran.

"Ramp check dilakukan pagi dan malam, dengan rata-rata pagi tiga armada bus, dan malam tiga armada bus," ujarnya.

Eli menjelaskan ramp check juga diperuntukkan bagi bus pariwisata yang masuk ke area terminal. Armada yang lulus ramp check akan diberi stiker sebagai tanda kelayakan armada, sedangkan armada yang belum lolos diminta memperbaiki kembali.

Pemeriksaan ramp check mencakup beberapa aspek kelayakan armada bus, mulai dari kemudi, klakson, lampu, ban, spion, hingga palu pemecah kaca.

Selain itu, pihak terminal juga berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja terkait pemeriksaan kesehatan yang akan digelar pada 18 Maret 2026. Pemeriksaan kesehatan gratis ini diperuntukkan bagi sopir bus, kernet bus, agen tiket, dan penumpang.

Di area dalam terminal, rencananya juga akan didirikan posko pelayanan informasi pada 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Posko akan melayani penumpang 24 jam dengan lima petugas setiap regunya.

"Pembukaan atau launching posko pelayanan informasi menunggu arahan Kemenhub karena se-Indonesia serentak launching by zoom," terangnya.

Ketersediaan toilet juga dipastikan cukup. Di area terminal telah tersedia empat toilet, sedangkan di area musala juga terdapat toilet. Rencananya akan ditambah toilet portabel di dekat pintu masuk dan keluar terminal.

"Toilet portabel sebagai antisipasi apabila ada lonjakan penumpang. Biasanya tersedia H-3 sebanyak tiga hingga empat unit," ungkapnya.

Terminal juga dilengkapi dengan ruang laktasi berkapasitas satu orang, guna memberikan tempat bagi ibu yang sedang menyusui. Selain itu, pojok musik disediakan bagi penumpang yang ingin bersantai, dan pojok mainan bagi anak-anak agar tetap bisa bermain sembari menunggu kedatangan armada bus.

Puncak Mudik Diprediksi H-7

Sementara itu, Eli menyebut armada bus yang masuk ke area terminal saat ini masih tergolong landai, berkisar 80 bus per hari. Puncak kedatangan pemudik diperkirakan terjadi H-7, dengan total armada mencapai 100–140 bus.

Kapasitas terminal dipastikan mampu menampung ratusan armada bus, karena armada keluar-masuk secara bergantian. Armada yang melayani terminal meliputi PO Ramayana, PO Shantika, PO Nusantara, PO Jaya Utama, PO Bejeu, PO Kencana, PO Kalingga, PO Haryanto, dan lainnya, dengan rute seperti Jabodetabek-Kudus, Bali-Kudus, dan Cilacap-Kudus.

Eli menambahkan, pada tahun lalu terjadi lonjakan armada hingga 140 bus per hari, namun pihak terminal masih dapat mengantisipasi.

Perihal keterlambatan ketibaan bus juga diprediksi terjadi. Pada momen mudik lebaran Idul Fitri biasanya muncul kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.

"Pada tahun lalu keterlambatan bus paling lama sekitar lima jam. Ya, rata-rata karena macet dan laka lantas. Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar sabar menunggu. Kami juga mengimbau agar sopir berhati-hati saat mengemudi," ucap Eli.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 64, Hari Ini Senin 9 Maret 2026: Pengakuan Menyakitkan Dimitri ke Diandra Picu Amarah Umar
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
WIFI dan Nokia Siap Eksplorasi Pengembangan Teknologi 6G
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
BPOM Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Tramadol, Bisa Picu Efek High-Halusinasi
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Ini Cara Biar Lebaran Look On Point, Stylish dan Fresh Seharian!
• 10 jam laluherstory.co.id
thumb
Istana Gelar Nuzulul Quran Sore Ini, Dihadiri Prabowo dan Sejumlah Tokoh Agama
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.