Pantau - Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan memastikan kesiapan fasilitas tempat singgah dan beristirahat di tujuh rest area sepanjang musim mudik dan balik Lebaran 2026 guna melayani jutaan pemudik yang melintasi ruas tol tersebut.
Group Chief Executive Officer Astra Infra Firman Yosafat Siregar menyampaikan kesiapan tersebut dalam keterangan yang diterima di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Tujuh rest area aktif yang disiapkan berada di KM 86, KM 102, KM 130, dan KM 166 arah Cirebon.
Selain itu tersedia rest area di KM 164, KM 130, dan KM 101 arah Jakarta.
Pengelola juga menyiapkan tambahan satu rest area fungsional di KM 77 arah Jakarta untuk mendukung kebutuhan pemudik.
Fasilitas Lengkap untuk PemudikAstra Infra memastikan berbagai fasilitas tersedia di rest area tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tol.
Fasilitas yang disediakan meliputi SPBU, SPKLU, toilet, mushala, area parkir, serta berbagai pilihan kuliner bagi para pemudik.
Rest area tambahan juga dilengkapi SPBU modular dan SPKLU untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dan pengisian kendaraan listrik.
Pengelola juga menyediakan kantong parkir tambahan guna menampung kendaraan pemudik yang diperkirakan meningkat selama periode libur Lebaran.
Lebih dari 800 Petugas DisiagakanUntuk mendukung layanan selama arus mudik dan balik Lebaran, Astra Infra menyiagakan lebih dari 800 petugas di sepanjang ruas tol Cikopo-Palimanan.
Sebanyak 80 kendaraan operasional juga disiapkan untuk membantu pengguna jalan yang membutuhkan layanan di jalur tol.
Pengelola tol juga berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memberikan pelayanan selama 24 jam bagi pengguna jalan.
Astra Infra telah menyiapkan lebih dari 500 unit CCTV yang terintegrasi untuk memantau kondisi lalu lintas di sepanjang ruas tol.
Sistem pemantauan tersebut didukung oleh tujuh unit traffic counter serta layanan sentra komunikasi yang beroperasi selama 24 jam.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Astra Infra Toll Road Cikopo-Palimanan juga berkoordinasi dengan kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempersiapkan rekayasa lalu lintas jika diperlukan.
Astra Infra memprediksi sekitar 6,8 juta kendaraan akan melintasi ruas tol tersebut selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan volume kendaraan pada periode yang sama pada tahun 2025.




