Aktris sekaligus penyanyi Anggun C. Sasmi debut di layar lebar Indonesia lewat film Para Perasuk. Dalam film garapan Wregas Bhanuteja ini, Anggun memerankan karakter Guru Asri.
Karakter tersebut digambarkan sebagai perasuk (penyalur roh) senior yang memimpin tradisi kerasukan di Desa Latas. Lewat peran tersebut, Anggun mengaku teringat pada sosok ayahnya, Sudarto Singowijoyo atau Darto Singo.
Menurutnya, karakter Guru Asri mengingatkannya pada momen ketika sang ayah mengajarinya bernyanyi.
“Jadi dulu bapakku yang ngelatih nyanyi, padahal beliau sama sekali gak bisa nyanyi. Jadi dia dulu ngelatihnya waktu itu dengan beli buku Pak Pranadjaja,” kata Anggun di sela press junket Para Perasuk di kawasan Jakarta Selatan, Senin (9/3).
Cara mengajar ayahnya yang tegas juga membuat Anggun teringat pada karakter Guru Asri yang ia perankan.
“Bapakku termasuk orang yang sangat intelektual dan disegani di golongan penulis buku. Tapi di rumah bapakku ini keras,” lanjutnya.
Menurut Anggun, sikap tegas tersebut lebih terlihat dari cara berbicara sang ayah.
“Kerasnya bukan dari kelakuan, mungkin karena orang sastra jadi kalau ngomong kata-kata yang dipilih bisa langsung masuk,” jelasnya.
Sorotan Mata Ayah Jadi Hal yang Paling Diingat Anggun C SasmiSelain itu, sorotan mata sang ayah juga menjadi hal yang paling diingat oleh Anggun.
“Bapakku tidak bergestur banyak, tapi dari tatapan mata. Jadi aku kembali diingatkan bagaimana rasanya menjadi ‘murid’ waktu diajari bapakku sendiri,” tutur Anggun.
Para Perasuk merupakan film garapan Wregas Bhanuteja yang berlatar di desa fiktif bernama Desa Latas. Di desa tersebut, masyarakat menjadikan tradisi kerasukan roh sebagai bagian dari hiburan.
Cerita kemudian mengikuti Bayu (Angga Yunanda) yang ingin menjadi perasuk guna melindungi desanya dari ancaman pihak luar yang serakah. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 23 April 2026.




