Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden Iran Pezeshkian menampik tuduhan kepada Turki bahwa Iran adalah sumber rudal yang memasuki wilayah udara Turki.
  • Rudal balistik yang diduga berasal dari Iran dicegat sistem pertahanan Turki pada 9 Maret setelah insiden serupa sebelumnya.
  • Presiden Erdogan menekankan perlunya diplomasi dan menghentikan serangan militer tidak sah terhadap negara ketiga di kawasan.

Suara.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya bukan sumber rudal yang memasuki wilayah udara Turki.

Pernyataan itu disampaikan langsung kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam percakapan telepon.

Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki menyebut Pezeshkian menjanjikan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

“Iran bukan sumber rudal yang memasuki wilayah udara Turki dan penyelidikan komprehensif akan dilakukan,” demikian pernyataan otoriritas Turki seperti dilansir dari BNA.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Turki melaporkan rudal balistik yang diluncurkan dari Iran memasuki wilayah udara Turki pada 9 Maret.

Serangan terkoordinasi AS dan Israel terhadap Iran memicu reaksi keras dari kelompok pro-Iran. Hizbullah mulai menghujani Israel dengan roket, memperluas zona konflik.

Sistem pertahanan udara dan rudal NATO di Mediterania Timur kemudian berhasil mencegat rudal tersebut.

Insiden itu merupakan yang kedua dalam beberapa hari terakhir.

Pada 4 Maret, Turki juga melaporkan berhasil mencegat rudal balistik yang menuju wilayah udaranya setelah melintas di atas Irak dan Suriah.

Erdogan menyatakan keberatan terhadap serangan militer AS-Israel terhadap Iran yang disebutnya tidak sah.

Baca Juga: Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis

Namun ia juga menegaskan bahwa menyerang negara ketiga yang bersahabat di kawasan bukanlah langkah yang tepat.

“Serangan semacam itu tidak akan menguntungkan siapa pun dan harus segera dihentikan,” kata Erdogan kepada Pezeshkian.

Presiden Turki juga menekankan pentingnya jalur diplomasi untuk meredakan ketegangan regional.

Erdogan menyebut Ankara terus berupaya mendorong dimulainya kembali perundingan guna meredakan konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Erdogan turut menyampaikan duka atas korban sipil, termasuk anak-anak yang tewas dalam serangan rudal di sebuah sekolah di kota Minab, Iran.

Erdogan juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan berharap pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru dapat membawa stabilitas bagi kawasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III Soroti Investasi Bodong Koperasi BLN, Nicholas Nyoto Prasetyo Belum Tersentuh Hukum
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Penjualan Daihatsu Naik 10 Persen pada Februari 2026, Gran Max hingga Sigra Jadi Penopang Utama
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo pimpin ratas kembali bahas pangan dan persiapan jelang Lebaran
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Bandara SMB II Palembang Optimalkan Fasilitas Layani Arus Mudik Lebaran 2026
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Patung "Abdi Dalem": Monumen Memori Personal dan Kultural
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.