Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan pemberdayaan masyarakat harus menjadi arus utama dalam paradigma pembangunan nasional guna memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat.
Ia menegaskan bahwa bantuan sosial tetap memiliki peran penting, namun perlu disertai dengan peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu berkembang secara mandiri.
"Pemberdayaan masyarakat harus menjadi arus utama pembangunan. Bantuan sosial tetap penting, tetapi harus diiringi dengan upaya peningkatan kapasitas agar masyarakat dapat mandiri dan produktif," ungkapnya.
Menurutnya peningkatan kapasitas tersebut bertujuan agar masyarakat mampu menjadi lebih produktif baik secara ekonomi maupun sosial.
Penguatan Peran Negara bagi Kelompok TertinggalMuhaimin menjelaskan pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat kehadiran negara bagi kelompok masyarakat yang masih tertinggal.
Pemerintah ingin memastikan kelompok masyarakat yang belum memiliki akses memadai dapat memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk berkembang.
Ia menilai paradigma pemberdayaan masyarakat menjadi pendekatan penting dalam pembangunan nasional karena tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga menghadirkan pemerataan.
"Kita ingin memastikan setiap program dan setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat," ia mengungkapkan.
Sebagai langkah konkret pemerintah mendorong berbagai program yang dirangkum dalam delapan jalur pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial.
Perlu Sinergi dan Penguatan Komunikasi PublikMuhaimin juga menekankan pentingnya sinergi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya sinergi tersebut diperlukan karena cakupan program yang luas serta banyaknya kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kebijakan pemerintah.
Ia mendorong seluruh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk aktif membangun komunikasi publik mengenai konsep pemberdayaan masyarakat.
"Kita perlu memperkuat komunikasi publik agar gagasan dan praktik pemberdayaan semakin dipahami luas, baik oleh masyarakat maupun para pengambil kebijakan," ungkapnya.
Muhaimin menambahkan bahwa pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.
Pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan melalui program yang berfokus pada pendidikan, akses ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
"Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," ungkapnya.




