KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak meresmikan jembatan Bailey yang dibangun Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/3).
Jembatan tersebut dibangun untuk menghubungkan Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Maruli mengatakan, pembangunan jembatan oleh TNI AD terus dilakukan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah terdampak bencana.
“Sudah jadi 220 sebetulnya per hari ini, sudah jadi di seluruh Indonesia. Di wilayah bencana 145 jembatan sudah jadi. Kalau akan dibangun, sekarang yang berproses ada 1.076 jembatan, jadi setiap hari ada saja yang jadi, jembatan ini,” ungkap Maruli.
Diharapkan Percepat Mobilitas WargaKeberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah tersebut.
Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter dengan kapasitas angkut hingga 10 ton. Struktur jembatan dilengkapi papan lantai serta balok pengapit guna menjamin keamanan masyarakat saat melintas.
Pembangunan jembatan dilakukan oleh personel TNI dari Zidam I/Bukit Barisan dan Yonzipur 1/DD dengan dukungan Kodim 0213/Nias serta berbagai peralatan konstruksi untuk mempercepat proses pengerjaan.
Bobby Nasution Apresiasi Prabowo dan TNI ADSementara Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD atas upaya pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.
Menurut Bobby, pembangunan jembatan tersebut sangat membantu mobilitas masyarakat, termasuk akses perekonomian serta perjalanan pelajar menuju sekolah.
Dengan selesainya jembatan tersebut, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Boronadu diharapkan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.





