Kabar gembira bagi pemudik Lebaran! Jasa Marga memberikan diskon tarif tol 30% untuk arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Pemberian diskon tarif tol ini untuk memperlancar lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Mengutip dari akun Instagram resmi @official.jasamarga, diskon tarif tol 30% ini berlaku satu arah untuk perjalanan menerus di ruas tol Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Purbaleunyi. Pastikan saldo e-toll cukup karena diskon tarif tol tidak berlaku jika saldo e-toll kurang.
Berikut rincian diskon tarif tol 30% untuk mudik Lebaran 2026.
- Wilayah Trans Jawa dan Bandung
- Berlaku pada: 15 Maret 2026 pukul 05.00 WIB sampai 17 Maret 2026 pukul 05.00 WIB
- Dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
- Dari GT Kalihurip Utama menuju GT Cisumdawu Utama
- Wilayah Trans Sumatera
- Berlaku pada: 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
- Dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak/Simpang Panei
- Dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Kisaran
- Wilayah Trans Jawa dan Bandung
- Berlaku pada: 26 Maret 2026 pukul 05.00 WIB sampai 28 Maret 2026 pukul 05.00 WIB
- Dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama
- Dari GT Cisumdawu Utama menuju GT Sadang
- Wilayah Trans Sumatra
- Berlaku pada 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
- Dari GT Sinaksak/Simpang Panei menuju GT Pangkalan Brandan
- Dari GT Kisaran menuju GT Pangkalan Brandan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat lintas sektoral untuk persiapan kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2026. Sigit mengatakan puncak arus mudik Lebaran diprediksi terjadi dua kali.
Rakor digelar di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Senin (2/3/2026). Rapat ini juga dihadiri Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Waasops Panglima TNI, Kepala BNPB, Kepala BMKG, hingga jajaran Dirut BUMN seperti Pertamina, Jasa Marga, dan Jasa Raharja juga hadir.
Sigit mengatakan puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dua kali. Hal itu sejalan dengan penerapan kebijakan kerja dari mana saja atau work from anywhere oleh pemerintah.
"Prediksi puncak arus mudik (gelombang pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret. Kemudian pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17 (Maret). Sementara prediksi puncak arus mudik (kedua) ada di tanggal 18-19 Maret," kata Jenderal Sigit.
Dia mengatakan pada periode itu juga ada Hari Raya Nyepi. Sehingga, diperlukan pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali untuk menghormati umat Hindu.
Polri juga memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi dua kali. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.
"Kemudian prediksi puncak arus balik yang pertama di tanggal 24 dan 25 Maret. Prediksi puncak arus balik kedua 28 sampai 29 Maret," ujarnya.
(kny/imk)





