Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Bireuen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melanjutkan kunjungan pemantauan pemulihan layanan pendidikan pascabencana di Provinsi Aceh dengan mengunjungi UPTD SMP Negeri 2 Peudada, Kabupaten Bireuen, Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Mu’ti melakukan peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi gedung sekolah sekaligus meninjau kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026.
“Siang ini kami mengunjungi SMPN 2 Peudada untuk memastikan persiapan TKA berjalan dengan baik. Kami juga mendorong para siswa mengikuti TKA dengan semangat jujur dan gembira,”kata Mu’ti dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP akan menguji dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua mata pelajaran tersebut digunakan untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Menurutnya, hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui jalur prestasi. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan agar pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar.
Sementara itu, Guru Matematika SMPN 2 Peudada, Dewi Nofita, mengatakan penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) sangat membantu proses pembelajaran serta persiapan siswa menghadapi TKA. Media tersebut memudahkan guru membuat materi dan soal yang lebih menarik sehingga siswa lebih antusias belajar.
Ia menambahkan, sejak awal semester genap para siswa telah melakukan pendalaman materi, dengan alokasi waktu belajar sekitar 10 jam per minggu secara bergantian untuk kedua mata pelajaran yang diujikan.
Salah satu siswa kelas IX, Haiyatul Husna, mengaku siap mengikuti TKA pada April mendatang. Ia mengatakan tetap berusaha mempersiapkan diri secara maksimal meski berada dalam situasi pascabencana.
“Setiap hari saya berlatih mengerjakan soal dan mempelajari materi di sekolah. Semoga bisa mendapatkan nilai terbaik untuk melanjutkan ke SMA atau SMK,”ungkap Husni.
Hal serupa disampaikan siswa lainnya, Fajar Rizki, yang menilai TKA sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan diri sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan pemerintah kepada SMPN 2 Peudada. Kunjungan ditutup dengan suasana hangat ketika Mu’ti bersama para siswa menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”.
Editor: Redaktur TVRINews





