Ketua F-PKB MPR Gelar Iftar, Tekankan Pentingnya Berbagi di Bulan Ramadan

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menggelar acara iftar dan silaturahmi bertajuk 'Munajat Cinta: Khotmil Qur'an, Santunan Yatim, dan Istighosah.' Neng Eem mengungkapkan Ramadan merupakan waktu bagi umat Islam untuk menahan berbagai keinginan ragawi sekaligus lebih memperhatikan kebutuhan jiwa.

Menurutnya, di tengah perkembangan berbagai produk konsumsi yang semakin variatif dan memunculkan beragam keinginan baru, Ramadan memberikan ruang bagi setiap orang untuk melakukan refleksi diri.

"Bulan Ramadan memberi jeda bagi kita untuk memikirkan kembali berbagai keinginan tersebut. Salah satu cara agar kita bisa bijaksana dalam menyikapinya adalah dengan berbagi kepada sesama," ujar Neng Eem dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Dukung Perbaikan Program PBI-JK, F-PKB MPR: Ini Amanat UUD 1945

Hal itu ia katakan pada kegiatan tersebut yang berlangsung pada Minggu (8/3) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan mengundang anak-anak yatim serta jajaran pengurus dan anggota Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII).

Melalui kegiatan santunan kepada anak-anak yatim dan buka puasa bersama, ia berharap dapat memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Neng Eem menilai, kebersamaan dalam berbagi dan memperhatikan sesama menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan serta memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Perasaan saling memperhatikan dan diperhatikan itu penting. Hal ini menjadi fondasi sosial yang kuat untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara Republik Indonesia," katanya.

Baca juga: F-PKB MPR Puji Prabowo Tetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional

Dalam kesempatan itu, sebagai mantan Ketua KOPRI Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Neng Eem mengingatkan dan mengajak para aktivis PMII untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan kenegaraan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam.

Ia juga menekankan pentingnya sikap kritis para aktivis dalam menyikapi berbagai perkembangan zaman.

"Para aktivis harus tetap kritis dalam segala situasi agar tidak mudah terlena dan tidak latah terhadap hal-hal baru," ujarnya.

Lebih lanjut, Neng Eem berharap kegiatan keagamaan dan sosial seperti ini dapat terus menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan di tengah masyarakat.




(anl/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkeu Purbaya Tak Ingin Buru-Buru Ubah APBN Tanpa Analisis Tepat
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI Adakan Car Free Night saat Malam Takbiran Mulai Pukul 22.00 WIB
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Gubernur Papua Beberkan 6 Program Unggulan RPJMD 2025-2029
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puan Maharani Ingatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Ekonomi Indonesia dan Nasib APBN 2026
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Dua Ruas Tol Baru di Jawa Tengah akan Dibuka Fungsional pada Mudik Lebaran 2026
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.