Aceh Barat: Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyatakan pembangunan 49 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban bencana alam banjir bandang ditargetkan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal ini disampaikan Bupati Aceh Barat Tarmizi usai meresmikan penggunaan sebanyak enam unit hunian sementara bagi masyarakat korban bencana alam di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.
“Kita targetkan dalam tahun 2026 ini seluruh huntap di Aceh Barat selesai,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada wartawan, seperti dilansir Antara, Selasa, 10 Maret 2026.
Baca Juga :
Huntap Korban Banjir Aceh Tamiang Dikebut, Target Siap Huni Usai LebaranTarmizi mengatakan, pemerintah telah merencanakan pembangunan 49 unit huntap yang tersebar di beberapa titik seperti di Kecamatan Pante Ceureumen, Sungai Mas, dan Woyla.
Pembangunan hunian tetap ini, kata dia, merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hunian ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan setelah Lebaran.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ia mengatakan pembangunan hunian tetap tersebut sepenuhnya ditangani oleh pemerintah pusat. Hal itu dilakukan setelah pemerintah daerah melakukan verifikasi faktual terhadap kerusakan rumah warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah kecamatan di daerah tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap setelah pembangunan huntap tersebut selesai, nantinya tidak ada lagi masyarakat yang menempati hunian sementara, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat di daerah ini kembali normal dan benar-benar pulih," ungkap Tarmizi.



