Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Ungkap 90 Persen Sudah Pulih

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Fokus utama saat ini adalah memulihkan konektivitas antardaerah agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan langkah pemulihan kini diprioritaskan pada perbaikan jalan dan jembatan yang masih bersifat sementara atau fungsional di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Upaya tersebut merupakan kelanjutan dari proses rehabilitasi infrastruktur dasar yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai wilayah terdampak. Dengan semakin membaiknya jaringan transportasi, mobilitas masyarakat serta distribusi logistik perlahan kembali lancar.

Menurut Tito, sebagian besar ruas jalan nasional maupun jalan provinsi yang sebelumnya terdampak kini sudah dapat dilalui kembali sehingga aktivitas masyarakat mulai kembali normal.

“Secara fungsional sudah relatif normal. Jalan nasional dan jalan provinsi sudah bisa digunakan, hanya ada satu di Lokop menuju Blangkejeren,” ujar Tito di Banda Aceh, Aceh, dikutip Selasa (10/3/2026).

Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf menyalurkan bantuan bencana di Pidie Jaya, Aceh.
Sumber :
  • Satgas PRR

Data Satgas PRR per 10 Maret 2026 mencatat terdapat 2.520 ruas jalan daerah yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 2.277 ruas atau sekitar 90 persen sudah kembali dapat digunakan secara fungsional.

Sementara itu, seluruh ruas jalan nasional yang sebelumnya terdampak kini telah pulih sepenuhnya. Kondisi ini membuat konektivitas utama antarwilayah kembali terhubung.

Untuk infrastruktur jembatan daerah, dari total 1.180 unit yang terdampak bencana, sebanyak 790 jembatan atau sekitar 67 persen telah kembali dapat digunakan. Adapun seluruh jembatan pada jaringan nasional juga telah pulih dan berfungsi sepenuhnya.

Selain perbaikan jalan dan jembatan, pemulihan layanan dasar seperti pasokan listrik dan jaringan komunikasi juga terus dilakukan di wilayah terdampak. Di sejumlah desa yang masih belum teraliri listrik secara penuh, pemerintah menyalurkan bantuan generator set guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Perbaikan akses infrastruktur tersebut turut mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pasar yang sebelumnya terdampak banjir dan kerusakan infrastruktur kini mulai kembali beroperasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seorang Wanita Ditangkap Usai Lepaskan 10 Tembakan di Depan Rumah Rihanna
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sinopsis Phantom Lawyer, Drakor Terbaru Yoo Yeon Sook dan Esom yang Tayang di Netflix
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Polisi Ungkap Kelanjutan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Eks Pelatih Panjat Tebing Indonesia: Pencabulan Hingga Setubuhi Atlet
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Pesawat Jatuh
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Fit & Proper Test Calon Bos OJK: Friderica Widyasari Dewi Usung 8 Prioritas Kebijakan
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.