Video Penyerangan Petasan ke Toko Tramadol Viral, Polisi Gerebek Kios dan Sita Ratusan Pil

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Video pelemparan petasan ke toko di Pasar Rebo, Jakarta Timur, memicu Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan.
  • Polisi menemukan 150 butir Trihexyphenidyl dan 250 butir Tramadol dari tiga kios yang diduga menjual obat keras.
  • Kios yang disidak polisi sudah tutup sejak Sabtu, 7 Maret 2026, setelah video pelemparan petasan beredar luas.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi pelemparan petasan ke sebuah toko yang diduga menjual obat keras jenis Tramadol di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian aparat kepolisian yang langsung turun tangan melakukan pengecekan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen, terlihat perekam membawa petasan yang sudah menyala lalu melemparkannya ke arah toko yang diduga menjual Tramadol. Aksi serupa juga dilakukan ke beberapa kios lain di lokasi tersebut.

Di salah satu toko, seorang pria yang diduga penjaga kios terlihat bereaksi dengan mengambil benda yang diduga sebagai senjata tajam.

Menanggapi beredarnya video tersebut, jajaran Polres Metro Jakarta Timur langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran dugaan penjualan obat keras di kios-kios tersebut.

"Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung dugaan penjualan obat keras jenis Tramadol yang berkedok kios pulsa dan kosmetik di tiga lokasi kios yang berada di wilayah Kelurahan Pekayon dan Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Dari hasil penelusuran sementara, pemilik kontrakan menyebut kios tersebut disewakan kepada seseorang yang diduga telah menjalankan usaha di tempat itu selama sekitar enam bulan.

"Saat dilakukan sidak, kios yang diduga menjual obat keras tersebut telah tutup selama dua hari, tepatnya sejak Sabtu, 7 Maret 2026, setelah beredar video viral di media sosial terkait penyerangan petasan oleh orang tak dikenal ke arah kios tersebut," ungkapnya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di dalam kios dengan disaksikan ketua RT setempat serta pemilik bangunan. Hasilnya, ditemukan sejumlah obat-obatan, di antaranya 15 papan atau 150 butir obat jenis Trihexyphenidyl, serta 250 butir obat kuning yang diduga Tramadol.

"Saat ini barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Alfian.

Baca Juga: Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Donald Trump Klaim Perang Melawan Iran Tak Akan Berlangsung Lama | KOMPAS SIANG
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Sule Dikritik Usai Ngevlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, sang Komedian: Saya Minta Maaf
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Tak Ada Maaf bagi Haters! Jennie Blackpink Gandeng Tim Hukum Buru Penyebar Hoaks
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Fairuz A Rafiq Santai Tanggapi Tudingan Insanul Fahmi soal Mengompori Wardatina Mawa
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Pemkab Jember Tertibkan Lapak PKL dan Spanduk Semrawut, Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki
• 12 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.