Kemendikdasmen Ajak Orang Tua Luangkan SatuJamBerkualitas Bersama Anak

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Banten

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak keluarga untuk meluangkan waktu berkualitas bersama anak di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan media sosial di kalangan anak dan remaja. Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan Safari Penguatan Karakter: #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara orang tua dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak melalui aktivitas sederhana seperti berdialog, bercerita, dan bermain bersama.

Istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Masmidah Abdul Mu’ti, mengatakan pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga.

“Melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kita ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,”kata Masmidah dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia menjelaskan, gerakan tersebut mengajak anak untuk membiasakan tujuh perilaku positif, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, aktif bermasyarakat, makan sehat dan bergizi, serta tidur tepat waktu. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Selain itu, Kemendikdasmen juga mendorong orang tua untuk menyediakan waktu khusus setiap hari bersama anak melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga. Waktu tersebut dapat diisi dengan aktivitas sederhana seperti berbincang, membaca cerita, atau bermain bersama.

“Waktu sederhana bersama anak akan menjadi momen berharga untuk memperkuat kedekatan antara orang tua dan anak,”jelasnya.

Kegiatan safari ini diikuti oleh siswa dan orang tua secara serentak di tiga wilayah, yaitu Provinsi Banten, Sulawesi Tengah, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diajak mengikuti aktivitas mendongeng bersama komunitas Kampung Dongeng Indonesia. Kegiatan bercerita dinilai menjadi cara efektif untuk membangun komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak.

Masmidah juga mengapresiasi para orang tua yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aktivitas mendongeng tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu memperkuat hubungan emosional dalam keluarga.

“Kedekatan antara orang tua dan anak melalui kegiatan bercerita serta komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya hubungan yang harmonis di dalam keluarga,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, mengatakan kegiatan ini juga menjadi respons terhadap meningkatnya penggunaan gawai dan internet di kalangan anak.

Ia mengungkapkan sejumlah data yang menunjukkan tingginya tingkat ketergantungan remaja terhadap perangkat digital.

“Sekitar 31,4 persen remaja di Jakarta mengalami kecanduan internet, tujuh dari sepuluh remaja putri kecanduan media sosial, dan sembilan dari sepuluh remaja putra kecanduan gim daring,”ungkap Rusprita.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan kualitas interaksi sosial anak jika tidak diimbangi dengan aktivitas positif di lingkungan keluarga.

Karena itu, Rusprita menekankan pentingnya peran keluarga dalam menyediakan aktivitas bermakna di rumah agar anak dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Dalam kegiatan safari tersebut, anak-anak juga mengikuti berbagai aktivitas edukatif seperti pemutaran film pendek produksi Pusat Penguatan Karakter berjudul “Benih Kejujuran”, pagelaran dongeng bertema “Tabib Kesayangan Raja”, permainan edukasi berbasis kearifan lokal, serta refleksi melalui penulisan esai untuk meningkatkan literasi siswa sekolah dasar.

Kemendikdasmen berharap kegiatan ini dapat memperluas praktik penguatan karakter berbasis keluarga di berbagai daerah. Dengan demikian, ekosistem pendidikan yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dapat semakin kuat dalam membentuk generasi Indonesia yang berkarakter.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Jadi Agenda Utama Reformasi WTO
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bareskrim Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Eks Kepala Pelatih Pada Sejumlah Atlet Panjat Tebing
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Memimpin Puncak, Al Qadsiah Jadi Black Horse
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
4 Smelter Nikel di IMIP Dikabarkan Setop Produksi Usai Insiden Longsor
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Kota Kecil Ini Dinobatkan Sebagai Destinasi Paling Ramah di Asia
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.