KOMPAS.TV - Tiga dari empat anak buah kapal, warga negara Indonesia dinyatakan hilang, usai kapal tugboat Mussafah 2 berbendera Uni Emirat Arab meledak dan tenggelam di Selat Hormuz di antara perairan Uni Emirat Arab dan Oman.
Salah satu awak diketahui sempat melakukan panggilan video, sebelum akhirnya dinyatakan hilang.
Kapten kapal tugboat, Miswar Paturusi, warga Kelurahan Pattedong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan diketahui berangkat berlayar pada Kamis (5/3/2026) lalu.
Sebelum berangkat menuju perairan sekitar Selat Hormuz, Kapten Miswar sempat berpamitan kepada istrinya, Marliani Ahmad di Luwu melalui panggilan video.
Dalam percakapan singkat tersebut, Miswar menyampaikan bahwa ia akan berlayar untuk menjemput kapal yang mengalami kerusakan.
Keluarga lalu mendengar kabar, jika Kapten Miswar dilaporkan hilang setelah kapal tugboat Mussafah 2 yang di nahkodainya berlayar di kawasan Selat Hormuz Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri menyebut kondisi 2 WNI yang terluka, sudah mendapat perawatan di RS Oman dan Abudhabi.
Sementara 3 WNI lainnya masih dalam pencarian.
Keluarga berharap pemerintah Indonesia dapat membantu proses pencarian dari para WNI yang dilaporkan hilang di Selat Hormuz.
Baca Juga: Trump Ancam Iran soal Selat Hormuz, Siap Serang Fasilitas Strategis yang Mustahil Dibangun Lagi
#kaptenkapal #abk #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- abk hilang
- kapten kapal
- selat hormuz
- Kapal Tugboat Mussafah 2
- iran
- noads





