Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi OTT KPK terhadap kepala daerah, termasuk Bupati Rejang Lebong.
  • Puan Maharani mendesak evaluasi bersama DPR dan pemerintah mengenai akar permasalahan korupsi daerah.
  • Pentingnya menumbuhkan kesadaran integritas personal kepala daerah melampaui sekadar mekanisme pengawasan akuntabilitas.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi serius maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah.

Kasus terbaru mencuat dengan ditangkapnya Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, oleh lembaga antirasuah tersebut.

Puan menekankan perlunya evaluasi menyeluruh antara DPR RI dan pemerintah guna membedah akar permasalahan korupsi di tingkat daerah.

"Kita harus sama-sama evaluasi antara DPR dengan pemerintah terkait dengan hal tersebut. Apakah kemudian mungkin biaya politik terlalu mahal, atau kemudian bagaimana memberikan pendidikan akuntabilitas kepada seluruh kepala daerah," ujar Puan ditemui usai memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026)

Puan menilai, aspek pengawasan saja tidak cukup untuk mencegah praktik lancung.

Menurutnya, hal yang jauh lebih mendasar adalah menumbuhkan kesadaran personal bagi setiap kepala daerah mengenai pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam memimpin.

"Bagaimana memberikan kesadaran kepada seluruh kepala daerah bahwa ya akuntabilitas itu penting, bukan hanya untuk pengawasan akuntabilitas tapi bagaimana kesadaran untuk sama-sama saling menjaga," kata dia.

Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa fenomena tertangkapnya para pemimpin daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa sistem yang ada saat ini perlu ditinjau kembali secara mendalam.

"Jadi memang harus evaluasi ke semua lini terkait dengan hal tersebut," pungkasnya.

Baca Juga: Korupsi 'Level Baru', Kasus Fadia Arafiq Bongkar Modus Canggih Pejabat Raup Duit Negara


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib Lebaran Lebih Cepat, Puncak Klasemen Milik Maung Bandung Usai Kalahkan Persik Kediri
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Bupati Flores Timur Tekankan Penguatan Kinerja Birokrasi Lewat Uji Kompetensi Pejabat
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Tito Imbau Masyarakat untuk Tetap Tenang Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri 2026
• 22 jam lalueranasional.com
thumb
Jika PP Dana Pensiun PPPK Terbit, Tuntunan Alih Status ke PNS Bakal Tenggelam
• 13 menit lalujpnn.com
thumb
Momen Dubes Djauhari Oratmangun Berbuka Puasa Bersama WNI di Changsha
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.