Trump Beri Sinyal Akhiri Agresi ke Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok Drastis

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pasar energi global mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah sempat diguncang kekhawatiran krisis inflasi dunia. Harga minyak mentah dunia dilaporkan turun drastis menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengisyaratkan berakhirnya konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, indeks West Texas Intermediate (WTI) merosot hingga 9,55% ke level 85,72 dolar AS per barel. Padahal, pada awal sesi perdagangan Senin lalu, harga minyak sempat menembus angka psikologis 100 dolar AS per barel. Fenomena serupa terjadi pada harga ICE Brent Crude yang sempat menyentuh puncak 119,5 dolar AS, sebelum akhirnya ditutup melemah di level 89,48 dolar AS per barel.

Fluktuasi ini tercatat sebagai salah satu rentang harga terlebar dalam sejarah perdagangan minyak dunia.

Meskipun tekanan harga mulai mereda, tantangan pada rantai pasokan global belum sepenuhnya usai. Jalur distribusi vital di Selat Hormuz dikabarkan masih tertutup, yang berdampak langsung pada operasional produsen besar di Timur Tengah. Kondisi tersebut memaksa sejumlah negara eksportir minyak utama seperti Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab untuk memangkas produksi mereka.
  Baca juga: Iran Siap Izinkan Melintas Selat Hormuz Tapi Minta Negara Putus Hubungan dengan AS dan Israel DPR Pastikan Stok BBM Nasional Aman Menanggapi dinamika global tersebut, Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri tetap terkendali. Pemerintah disebut telah mengambil langkah-langkah antisipasi yang terukur untuk melindungi ketahanan energi nasional dari dampak konflik di Timur Tengah.

"Tentu ini (penutupan Selat Hormuz) dapat berdampak juga kepada pasokan BBM seluruh dunia. Tetapi Indonesia telah mengambil langkah-langkah penting, antara lain dengan mencari sumber-sumber pasokan crude (minyak mentah) dari Amerika dan negara-negara Afrika lainnya," ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena laporan terkini menunjukkan bahwa lifting nasional tetap berjalan dengan baik. Dengan diversifikasi sumber pasokan minyak mentah tersebut, pemerintah menjamin bahwa produk BBM untuk kebutuhan dalam negeri saat ini tidak mengalami masalah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri
• 19 jam lalusuara.com
thumb
LPS Buka Puasa dan Salurkan Santunan 100 Anak Yatim
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Bursa Asia Tancap Gas Usai Trump Beri Sinyal Perdamaian Iran Picu Penurunan Harga Minyak Dunia
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Bulog DKI dan Banten Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Tahun
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkab Jember Tertibkan Lapak PKL dan Spanduk Semrawut, Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki
• 13 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.