Ini Alasan 2 Korban Ledakan Petasan di Nganjuk Tak Ditanggung BPJS

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita

NGANJUK, iNews.id – Dua dari tiga korban ledakan petasan asal Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, belum mendapat penanganan medis maksimal di RSUD Kertosono. Penyebabnya, biaya perawatab kedua korban yang masih berstatus siswa SMP tersebut tidak ditanggung BPJS.

Hingga Selasa (10/3/2026), ketiga korban yakni Fakim, Abdul Ghofur, dan Septian Rangga masih menjalani perawatan darurat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kertosono. 

Kabid Penunjang RSUD Kertosono, Mohammad Yudi Arifin menjelaskan, karena cedera disebabkan aktivitas berbahaya yang dilarang (merakit petasan), pihak BPJS Kesehatan tidak dapat menanggung biaya pengobatan para korban.

"Kondisi luka bakar dua korban mencapai lebih dari 40 persen. Kami sedang berupaya mencarikan rumah sakit rujukan, kemungkinannya akan dikirim ke RSUD dr Iskak Tulungagung atau RSUD dr Soetomo Surabaya," ujar Mohammad Yudi Arifin, Selasa (10/3/2026). 

Saat ini, pihak RSUD Kertosono tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk mencarikan jalur bantuan sosial atau anggaran darurat guna menutupi biaya medis para korban yang berasal dari keluarga kurang mampu tersebut. 

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin (9/3/2026) malam, saat empat remaja SMP berkumpul untuk merakit petasan berukuran jumbo sebesar paha orang dewasa. Nahas, petasan tersebut meledak sebelum waktunya dan melukai tiga orang di antaranya.

Satu korban yang hanya mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang sejak Senin malam. Sementara tiga lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena luka yang cukup parah. 

Petugas mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama terkait penggunaan bahan peledak atau merakit petasan yang dapat mengancam nyawa.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putin: Rusia Tingkatkan Pasokan Minyak dan Gas ke Mitra Tepercaya
• 19 jam lalumatamata.com
thumb
Puan Maharani Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga 1 di Tengah Konflik Global
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Beckham Putra Sebut Kemenangan atas Persik Jadi Modal Persib Hadapi Borneo FC di Laga Tunda
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional saat Mudik 2026, Tidak 24 Jam
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Usut Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing oleh Eks Pelatih
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.