Sri Lanka Sudah Naikkan Harga BBM Imbas Konflik di Timur Tengah

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Sri Lanka menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) eceran mulai Senin (9/3) tengah malam waktu setempat, menyusul fluktuasi harga minyak mentah global yang terdampak konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Kenaikan harga diumumkan oleh perusahaan milik negara, Ceylon Petroleum Corporation.

Dalam revisi harga tersebut:

  • Auto Diesel naik 22 rupee menjadi 303 rupee per liter
  • Super Diesel naik 24 rupee menjadi 353 rupee per liter
  • Bensin Oktan 92 naik 24 rupee menjadi 317 rupee per liter
  • Bensin Oktan 95 naik 25 rupee menjadi 365 rupee per liter
  • Minyak tanah naik 13 rupee menjadi 195 rupee per liter

Satu rupee Sri Lanka saat ini setara sekitar Rp54,26.

Direktur Pelaksana Ceylon Petroleum Corporation, Mayura Neththikumarage, mengatakan pada Minggu (8/3) bahwa negara memiliki persediaan BBM yang cukup hingga akhir April berdasarkan pola konsumsi saat ini.

Ia menambahkan bahwa pesanan telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nasional hingga Agustus, termasuk melalui tender jangka panjang yang diatur pemerintah.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah tekanan global akibat ketidakstabilan pasar minyak dan mencerminkan dampak langsung konflik internasional terhadap pasokan energi di Sri Lanka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Maut Pikap Rombongan Jenguk Bayi Terbalik di Kebumen, 3 Tewas
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Badan Kehormatan DPRD Kota Baubau Lakukan Studi Komparasi ke DPRD Sulsel, Marji Tumpak Berbagi Pengalaman
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Harga CPO Turun 2 Persen, Aksi Ambil Untung Tekan Pasar
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Begitu Tenang, Pihak Keluarga Ungkap Momen Terakhir Vidi Aldiano Tutup Usia
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Ini 17 Perempuan Inspiratif yang Dampaknya Mengubah Dunia
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.