Apindo Soroti Inflasi Harga Energi hingga Pelemahan Rupiah Imbas Konflik Timur Tengah

idxchannel.com
20 jam lalu
Cover Berita

Kalangan pengusaha menyoroti inflasi harga energi hingga pelemahan nilai tukar rupiah akibat konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Apindo Soroti Inflasi Harga Energi hingga Pelemahan Rupiah Imbas Konflik Timur Tengah (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kalangan pengusaha menyoroti inflasi harga energi hingga pelemahan nilai tukar rupiah akibat konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran yang belum berakhir. 

Kenaikan harga minyak dunia juga turut mempengaruhi rantai pasok produksi dan distribusi termasuk logisitk yang memicu peningkatan biaya ekonomi-bisnis.

Baca Juga:
Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental Perusahaan

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sanny Iskandar mengaku, saat ini pelaku usaha khawatir meningkatnya risk premium harga minyak dan gas sehingga bisa mendorong kenaikan biaya logistik internasional. 

"Dampak terhadap sektor usaha sendiri akan beragam. Industri yang memiliki ketergantungan tinggi pada energi dan logistik internasional akan merasakan tekanan langsung," tutur Sanny kepada IDXChannel, Selasa (10/3/2026). 

Baca Juga:
Kebijakan Dividen BBNI Jadi Sinyal Kinerja Perbankan Cukup Kuat

Dia menjelaskan sektor padat karya menjadi salah satu yang paling rentan karena margin yang tipis dan sensitivitas tinggi terhadap biaya distribusi, bahan baku impor, serta permintaan ekspor yang terganggu. Sehingga, dampak makro ekonomi yang diakibatkan dari konflik juga ikut mempengaruhi kinerja korporasi.

Kendati neraca dagang tidak menempatkan Iran dan Israel sebagai negara mitra, namun akses pada kinerja keuangan bakal dirasakan perusahaan. "Efek tidak langsung melalui harga energi global, disrupsi perdagangan internasional, inflasi pangan, nilai tukar, dan sentimen pasar keuangan menjadi faktor yang jauh lebih relevan bagi dunia usaha nasional," ujar Sanny. 

Baca Juga:
Animo Pemudik Gratis Masih Tinggi, Pemprov DKI Jakarta Tambah Kuota dan Armada

Dia menitikberatkan dalam jangka pendek, pelaku usaha saat ini fokus pada langkah-langkah mitigasi risiko yang bersifat realistis dan adaptif di antaranya melalui penyesuaian struktur biaya produksi dan distribusi, peningkatan efisiensi operasional, penerapan manajemen risiko yang lebih disiplin termasuk pengelolaan eksposur valas, diversifikasi sumber pasokan, hingga pemanfaatan instrumen lindung nilai atau natural hedging yang tersedia. 

"Secara keseluruhan, dunia usaha menyikapi kondisi ini dengan pendekatan wait and see but prepared apabila tekanan global berlanjut," ujar Sanny.

Sejauh ini Apindo terus mendorong pemerintah untuk menjaga stabilitas harga energi dan pangan secara terukur, memperkuat cadangan dan distribusi logistik strategis. Apindo pun menginginkan pemerintah memastikan disiplin fiskal dan kebijakan moneter serta pengelolaan utang yang prudent, dan memberikan dukungan terarah kepada sektor-sektor ekonomi yang berpotensi terdampak.

"Dari sisi fiskal, apabila harga energi bertahan tinggi, beban subsidi dan kompensasi energi berpotensi meningkat. APINDO menilai penting bagi pemerintah untuk mengelola risiko ini secara hati-hati agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap defisit dan pembiayaan utang negara," tutur dia.

Kebijakan diplomasi pemerintah juga diwanti-wanti kalangan pengusaha dalam rangkaian memitigasi risiko konflik. Dia menyebut, Indonesia dinilai tidak akan terseret ke dalam pusaran konflik geopolitik.

"Stabilitas politik dan kredibilitas diplomatik menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan pasar serta keberlanjutan aktivitas dunia usaha. Pada akhirnya, koordinasi kebijakan yang solid dan terukur akan sangat menentukan daya tahan ekonomi nasional di tengah dinamika global," tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AHY Prediksi Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tempuh Hanya 3 Jam, Jadi Game Changer Pembangunan
• 6 jam laludisway.id
thumb
Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Lokasi ATM Pecahan Rp20.000 di Semarang untuk THR Lebaran
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7% Mencapai Rp8,9 Triliun
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kakorlantas Lepas Tim Mudik Media: Pastikan Mudik Aman, Keluarga Bahagia
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.