Tekan Lonjakan Harga, Munafri Siapkan Pasar Murah Keliling Jelang Idul Fitri

celebesmedia.id
3 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program pasar murah keliling menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Program ini digelar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan di akhir Ramadan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pasar murah keliling menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menekan lonjakan harga komoditas yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

“Melalui kegiatan ini, kami Pemerintah Kota Makassar, berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan jelang idul fitri,” kata Munafri.

Hal tersebut disampaikan Munafri usai memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, para camat se-Kota Makassar, serta PD Pasar di Balai Kota Makassar, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur.

“Kami sudah melakukan meeting koordinasi bersama para camat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindag, serta Bappeda untuk memastikan kondisi harga menjelang Idul Fitri stabil,” katanya.

Munafri menilai periode akhir Ramadan biasanya diikuti kenaikan harga yang cukup signifikan. Kondisi itu berpotensi memicu inflasi daerah jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Biasanya di periode akhir Ramadan ini, harga-harga mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan bisa berdampak pada inflasi. Sehingga kami mencari solusi untuk kebutuhan masyarakat terpenuhi,” lanjut Munafri usai rapat koordinasi.

Untuk itu, Pemkot Makassar akan menurunkan tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan untuk menjalankan pasar murah di berbagai titik wilayah kota.

“Mulai besok dan selama sepuluh hari terakhir Ramadan, teman-teman dari Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag akan turun langsung bersama bahan kebutuhan pokok dari Bulog untuk membuat beberapa pasar murah di berbagai tempat setiap hari,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Program ini dijalankan melalui mobil inflasi yang akan berkeliling ke sejumlah kecamatan. Sebanyak sembilan unit mobil disiapkan untuk membawa berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang telah diintervensi pemerintah.

Pada tahap awal, pasar murah dijadwalkan berlangsung di dua titik, yakni Jalan Kapasa Raya tepatnya di halaman Masjid Nurul Amin serta Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mariso, Kompleks Pesona Dahlia.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat membeli beberapa komoditas dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Di antaranya beras SPHP sekitar Rp55.000 hingga Rp58.000 per kemasan, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter, serta gula pasir sekitar Rp17.500 per kilogram.

“Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Makassar berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih stabil sekaligus menekan laju inflasi,” sebutnya.

Munafri juga menyebutkan, setiap hari pemerintah akan membuka sekitar 8 hingga 9 titik pasar murah yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.

“Setiap hari akan ada sekitar tujuh sampai delapan titik yang kita buka untuk merespons kondisi pasar, supaya rantai pasokan tetap stabil dan harga eceran di masyarakat tidak melonjak,” tegasnya.

Seluruh kecamatan di Kota Makassar juga diminta bersiaga dan menyiapkan lokasi pelaksanaan pasar murah di wilayah masing-masing. Namun, karena keterbatasan distribusi, kegiatan tersebut akan dilakukan secara bergiliran.

“Semua kecamatan kita standby. Pihak kecamatan akan menyiapkan daftar lokasi pelaksanaan, sementara Dinas Perindag dan Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan bahan kebutuhan pokok yang akan dibawa ke lokasi yang sudah ditentukan,” jelasnya.

“Mekanisme pasar sudah mulai naik turun, maka pemerintah harus hadir masuk untuk melakukan solusi. Tujuannya agar harga-harga kebutuhan pokok masih bisa didapatkan masyarakat dengan harga yang lebih rendah,” tambah Appi.

Melalui program pasar murah keliling ini, Pemerintah Kota Makassar berharap kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga inflasi daerah tetap terkendali menjelang Idul Fitri.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menyambut Idul Fitri, sekaligus memastikan inflasi di Kota Makassar tidak mengalami kenaikan yang terlalu tinggi,” pungkas Munafri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apple Produksi 25 Persen iPhone di India, Diversifikasi dari China Imbas Tarif Dagang
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang Hari Ini 10 Maret
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komisi VI DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Geopolitik Global terhadap Pasokan dan Harga BBM Nasional
• 50 menit lalupantau.com
thumb
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Komparasi Ketimpangan Skuad Persis Vs Bali United: Amunisi Serdadu Tridatu Jauh Lebih Megah!
• 50 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.