SURABAYA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Timur akan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026.
Namun, waktu awal kemarau Jawa Timur 2026 tidak terjadi secara bersamaan di seluruh daerah.
Melansir akun Instagram @bmkgjuanda, Selasa (10/3/2026), beberapa wilayah diperkirakan sudah mengalami kemarau lebih awal, yakni mulai April 2026, sementara wilayah lainnya baru akan memasuki musim kemarau pada Juni 2026.
Selain waktu awal musim kemarau, BMKG juga memprediksi kondisi kemarau tahun ini berpotensi lebih kering dibandingkan kondisi normal.
Data BMKG menunjukkan sekitar 56,9 persen wilayah Jawa Timur diperkirakan mulai mengalami musim kemarau pada Mei 2026.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Besok, Rabu 11 Maret 2026: Pagi Berawan Tebal, Siang Hujan Ringan
Tak hanya itu, sekitar 75 persen wilayah Jawa Timur diperkirakan memiliki sifat hujan di bawah normal selama musim kemarau.
Kondisi tersebut berpotensi membuat musim kemarau terasa lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kondisi cuaca selama musim kemarau.
“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kondisi cuaca di Jawa Timur, termasuk kemungkinan kekeringan pada musim kemarau apabila curah hujan berkurang,” ujar Taufiq.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bmkg juanda
- musim kemarau 2026
- jawa timur
- kapan





