Cara Lakukan Salat Qiyamul Lail di Malam Ganjil Ramadan Agar Diampuni Allah

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Malam Lailatul Qadar sangat ditunggu umat Muslim karena niscaya ketika beribadah saat malam itu akan diampuni dosanya yang telah lalu.

Malam Lailatul qadar juga seringkali disebut dengan malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Datangnya malam Lailatul Qadar tidak bisa diprediksi oleh manusia. Mengutip NU Online, sejatinya Allah merahasiakan kapan malam Lailatul Qadar hadir.

Kehadirannya yang tak ditetapkan ini membuat umat muslim harus mencari malam pada hari-hari akhir Ramadan.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْراكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ، لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1000 bulan.” (QS Al-Qadr: 1-3).

Baca Juga

  • 5 Cara Menghidupkan Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan, Lengkap dengan Amalan & Doanya
  • Benarkah Wanita Haid Bisa Tetap Dapat Lailatul Qadar? Ini Penjelasannya
  • Doa Menyambut Malam Lailatul Qadar pada Ramadan 2026

Rasulullah pun mengingatkan umatnya untuk mencari malam Lailatul Qadar pada 10 hari terakhir Ramadan, seperti yang tertulis di dalam kitabnya At-Tanbih.

“Dianjurkan mencari lailatul qadar di setiap malam Ramadhan, terutama malam sepuluh akhir dan malam ganjil. Lailatul qadar paling sering diharapkan terjadi pada malam 21 dan 23. Saat malam lailatul qadar disunahkan membaca do’a, ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’ (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku).”

Dalam kitab tersebut juga terdapat doa yang dilakukan saat turunnya malam Lailatul Qadar. Doa tersebut juga dipanjatkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mendapat syafaat dari Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW meminta umat muslim untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh pada malam Lailatul Qadar.

‘Aisyah mengatakan, “Saat memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Rasulullah SAW fokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” (HR Al-Bukhari).

Pada malam Lailatul Qadar, turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan, dikutip dari NU Online. Malam lailatul qadar pun menjadi malam yang penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.

Selain pada malam Lailatul Qadar, menjalani salat Qiyamul Lail juga bisa dilakukan oleh umat muslim agar semakin dekat dengan sang pencipta.

Dikutip dari NU online, pada malam hari terutama pada sepertiga malam yang terakhir, adalah saat hiruk-pikuk aktifitas manusia terhenti untuk sementara waktu. Suasana sunyi sangat membantu kita untuk menenangkan diri dan berkontemplasi.

Qiyamul lail itu semakin berlipat ganda lagi pahalanya ketika dikerjakan pada sepertiga Ramadan yang terakhir, yakni saat terjadi malam lailatul qadar, atau tepatnya saat ibadah Ramadan kita telah mengendur.

Qiyamul lail diperuntukkan bagi mereka yang telah tertidur sejenak di waktu malam, lalu bangun dan mengambil air wudhu.

Lantas bagaimana niat dan tata cara salat Qiyamul Lail ini?

Pada dasarnya jumlah rakaat salat tahajud, salat witir, qiyamu Ramadhan, dan qiyamu lail adalah sama yakni sebelas rakaat (Berdasarkan HR. al-Bukhari dari ‘Aisyah).

Cara Melaksanakan Salat Qiyamul Lail

Berikut tata cara melakukan ibadah salat sunah qiyamul lail untuk menyambut Lailatul Qadr di bulan Ramadan ini:

1. Waktu pelaksanaannya adalah setelah sholat isya sampai sebelum waktu shubuh.

(Berdasarkan HR. al-Bukhari dan Muslim dari ‘Aisyah). Tetapi yang paling baik adalah pada sepertiga akhir malam (berdasarkan HR. Ahmad, Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Jabir).

2. Salat tahajud

Salat ini boleh dikerjakan secara berjamaah (berdasarkan HR. Muslim dari Ibnu ‘Abbas), dan boleh juga dilakukan sendirian. Diawali dengan sholat iftitah dua rakaat (berdasarkan HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud dari Abu Hurairah).

3. Salat sebelas rakaat

Beberapa hadis Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa sholat tahajud bisa dilaksanakan dengan berbagai cara di antaranya adalah

a) melaksanakan empat rakaat + empat rakaat + tiga rakaat (4 + 4 + 3 = 11 rakaat) (berdasarkan HR. Al-Bukhari dari ‘Aisyah);
b) dua rakaat iftitah + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + satu rakaat (2 + 2 + 2 + 2 + 2 + 2 + 1 = 13 rakaat) (berdasarkan HR. Muslim dari ‘Aisyah).

4. Salat witir

Pada salat witir hendaknya membaca surat al-A’la setelah al-Fatihah pada rakaat pertama, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan al-Ikhlas pada rakaat yang ketiga.

5. Membaca doa

Setelah salam, sambil duduk membaca “Subhanal-malikil-qudduus” (3x) dengan mengeraskan dan memanjangkan pada bacaan yang ketiga, lalu membaca:“Rabbil-malaaikati war-ruuh” (Berdasarkan HR. al-Baihaqi, juz 3/ no. 4640; Thabrani, juz 8/ no. 8115; Daruqutni, juz 2/ no. 2, dari Ubay bin Ka’ab. Hadis ini dikuatkan oleh ‘Iraqi)

6. Memanjatkan doa dan meminta pengampunan dari Allah SWT.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Uji kelayakan Komisioner OJK Hari Ini, Kriteria Harus Pro Pasar
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cegah Anomali Harga, Pemprov DKI Memelototi Pasar Tradisional Tiap Hari
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam Naik ke Rp2.802.000 Selasa 10 Maret 2026
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Bus Transjakarta Seruduk Bus Berhenti di Kebon Sirih, Diduga Sopir Tidak Jaga Jarak
• 20 jam lalukompas.com
thumb
[Galeri] Beberapa Foto Peristiwa yang terjadi di Lebanon
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.