Bus Transjakarta Seruduk Bus Berhenti di Kebon Sirih, Diduga Sopir Tidak Jaga Jarak

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaca depan bus Transjakarta mengalami keretakan setelah diduga menyeruduk bus Transjakarta lain yang sedang berhenti di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @aboutdkj.

Dalam video tersebut terlihat kaca depan bus Transjakarta berwarna oranye tampak retak besar dengan pola pecahan seperti jaring laba-laba yang menyebar hampir ke seluruh permukaan kaca.

Meski kaca tidak tampak pecah hingga terbuka, garis-garis retakan yang rapat membuat kaca terlihat buram dan tidak lagi utuh.

Baca juga: Pramono Pertimbangkan Tarif Khusus Transjabodetabek ke Bandara Soetta, Beda dengan Transjakarta

Di depan bus Transjakarta berwarna oranye tersebut terlihat bus Transjakarta lainnya berwarna biru yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Kaca depan Transjakarta ini retak parah usai diduga seruduk Transjakarta lain yang lagi berhenti,” tulis keterangan dalam video.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, membenarkan adanya insiden lalu lintas yang melibatkan dua bus Transjakarta.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut melibatkan bus Transjakarta rute 1P dan bus Koridor 1 rute Blok M–Kota pada Senin (9/3/2026).

“Transjakarta mengkonfirmasi insiden lalu lintas yang melibatkan bus Transjakarta rute 1P dan bus Koridor 1 Blok M - Kota seperti yang beredar di sosial media. Kejadiannya dilaporkan terjadi pada Senin (9/3) pukul 14.55 WIB di area Traffic Light Kebon Sirih,” kata Ayu saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Ayu memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

Baca juga: JPO Transjakarta Kemayoran Disebut Jadi Tempat Tidur Tunawisma

Seluruh penumpang yang berada di dalam bus langsung dievakuasi ke bus berikutnya agar dapat melanjutkan perjalanan.

Menurut Ayu, dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pramudi tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya sehingga kontak dengan bus lain tidak dapat dihindari.

“Pramudi diduga kurang menjaga jarak aman, sehingga kontak dengan bus yang ada di depannya tidak terhindarkan,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat ini pihak Transjakarta tengah melakukan investigasi internal untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan yang dialami oleh pelanggan dan berkomitmen untuk terus menjaga standar keamanan transportasi publik,” tutur Ayu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas di Gerai Pegadaian Anjlok Berjamaah Hari Ini, Simak Daftarnya!
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ketangkap Basah, Pencuri Motor di Karawang Tewas Dihakimi Massa
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Setelah Sempat Anjlok, Segini Harganya
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Video: AS Tarik Sistem Rudal Patriot dari Korea Selatan
• 42 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
BPBD Cilacap Undi 39 Warga Terdampak Longsor yang akan Tempati Huntara
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.