Karhutla di Empat Titik Riau Masih Ditangani, Butuh Dukungan Helikopter BNPB

bisnis.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PEKANBARU — Tim gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat titik yang tersebar di dua kabupaten di Provinsi Riau.

Kepala Pelaksana BPBD Damkar Riau, Edy Afrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Ghafur, mengemukakan keempat titik tersebut berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Bengkalis.

"Titik api yang masih ditangani ada empat lokasi. Tiga titik berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan satu titik di Kabupaten Bengkalis," ujarnya Selasa (10/3/2026).

Tiga titik karhutla di Indragiri Hilir berada di Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, serta Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran. Sementara satu titik di Bengkalis terdeteksi di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat.

Seluruh upaya pemadaman saat ini masih mengandalkan kekuatan personel dan peralatan darat, karena bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum tiba di Riau.

"Untuk saat ini pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat. Bantuan helikopter water bombing dari BNPB belum sampai di Riau," jelas Jim.

Baca Juga

  • Harga Sawit Riau Naik Lagi, Pekan Ini Dijual Rp3.723,20 per Kg
  • Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya Batasi Angkutan Barang di Tol Trans Sumatra
  • Sumbar Butuh Anggaran Rp21,4 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana

Dia mengatakan petugas di lapangan terus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan secara berkelanjutan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak meluas ke wilayah lain.

"Petugas di lapangan masih melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi. Seluruh tim gabungan terus bekerja untuk mengendalikan api agar tidak meluas," ujarnya.

BPBD Riau sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama memasuki musim kemarau yang membuat lahan lebih rentan terbakar.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Saat ini Riau sudah mulai memasuki musim kemarau sehingga potensi kebakaran lahan cukup tinggi dan bisa cepat meluas," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diplomasi Energi sebagai Benteng Ketahanan Nasional
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK Tak Jerat Wabup Rejang Lebong Sebagai Tersangka, Dilepas
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Lebaran, Muzani Salurkan 5.000 Paket Bantuan ke Korban Bencana Sumut
• 3 jam laludetik.com
thumb
Sidang Putusan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Digelar Hari Ini
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Heboh Muncul Rumor Dugaan Perselingkuhan Suami Maissy dengan Selebgram
• 8 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.