jpnn.com - Dokter spesialis penyakit dalam Waluyo Dwi Cahyono memberikan saran kepada pemudik yang mengemudi kendaraan.
Dia menyarankan agar pengemudi menjaga tubuh dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan.
BACA JUGA: AKP AE Dipecat Gegara Terima Setoran Bandar Narkoba, Istrinya Histeris
Yang tidak kalah penting, pengemudi beristirahat setiap dua jam selama perjalanan agar tidak terlalu lelah dan bisa berkonsentrasi selama berkendara.
"Kalau mengemudi, setiap dua jam harus istirahat," kata dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD- KEMD, FINASIM dalam acara Halodoc Talks bertajuk "Transitioning Safely: Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities" di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
BACA JUGA: KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid Tersangka Pemerasan
Dokter Waluyo juga menyarankan para pemudik untuk mengatur makan dan menghindari makan berlebihan selama perjalanan.
"Jangan memaksakan diri, dan konsumsi makanan yang terukur juga," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
BACA JUGA: Komisi III Soroti Investasi Bodong Koperasi BLN, Nicholas Nyoto Prasetyo Belum Tersentuh Hukum
Pemudik dengan penyakit seperti diabetes yang butuh rutin minum obat pun harus tetap disiplin minum obat selama dalam perjalanan.
"Kalau dia mengkonsumsi obat, walaupun di dalam perjalanan, obat tetap harus dikonsumsi," ucapnya.
Dokter Waluyo mengatakan bahwa pasien diabetes juga harus makan tepat waktu.
"Kalau masa kerja obat delapan jam, ya, delapan jam harus makan. Kalau tidak, nanti bisa hipoglikemia," katanya.
Menurut dia, semua jenis makanan pada dasarnya boleh dikonsumsi oleh pasien diabetes, tetapi porsinya harus diukur sesuai dengan kebutuhan kalori.
Dia menekankan pentingnya mengatur makan dan istirahat untuk menjaga kesehatan selama perjalanan mudik Lebaran.
Pemudik disarankan untuk beristirahat, tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan, kalau tubuh sudah lelah.(ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




