Strategi Berdayakan Warga, Kemensos Integrasikan Penerima PKH Jadi Anggota Koperasi

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Pasuruan

Pemerintah terus berupaya mengentaskan kemiskinan dengan mendorong penerima Program Keluarga Harapan (PKH) untuk naik kelas. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengintegrasikan para penerima bantuan tersebut ke dalam keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Program ini merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi dalam memperkuat daya beli serta ekonomi keluarga penerima manfaat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa bergabung dengan koperasi akan memberikan nilai tambah bagi keluarga.

“Tentu kita harapkan, ketika nanti Ibu Bapak sekalian menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, ekonomi keluarga meningkat,” kata Gus Ipul saat menghadiri acara kolaborasi di gerai KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa, 10 Maret 2026.

Sebagai anggota koperasi, masyarakat tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga mendapatkan bagian dari sisa hasil usaha setiap tahunnya. Gus Ipul menyebut konsep ini sebagai bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam memberdayakan masyarakat agar tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

“Ini bagian dari pemberdayaan. Kita ingin Bapak Ibu tidak hanya berharap bantuan setiap tiga bulan sekali. Diharapkan Bapak Ibu semakin berdaya,” tambahnya.

Selain melalui koperasi, pemerintah juga memberikan tantangan produktif kepada anggota terpilih melalui program bantuan ayam petelur. Sebanyak 100 warga kini mendapatkan kesempatan untuk memelihara ayam, lengkap dengan dukungan pakan serta kandang hasil kerja sama Koperasi Merah Putih dengan PT Japfa.

“Kalau nanti berhasil, insyaallah akan dikembangkan kepada yang lainnya. Ini kita coba 100 (orang) dulu ya,” ungkap Gus Ipul.

Salah satu penerima program, Maemunah (36), warga Gejugjati, menyambut baik tantangan tersebut. Ia mengaku siap mengelola bantuan ayam petelur untuk menunjang penghasilan keluarganya.

“Disuruh ngrumati. Dipelihara. Nanti telurnya dijual. (Keuntungannya) ditabungkan (di Koperasi Merah Putih),” kata Maemunah.

Melalui sinergi ini, pemerintah berharap para penerima PKH dapat segera bertransformasi menjadi masyarakat yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hingga Februari 2026, APBN Defisit Rp135,7 Triliun
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo Pacu Transisi Energi, Targetkan 100 Gigawatt Tenaga Surya dan Optimalkan Geotermal
• 1 jam laludisway.id
thumb
Purbaya Pastikan Inflasi Jelang Lebaran Terkendali: Ekonomi RI Belum Kepanasan
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Putusan Praperadilan Yaqut Terkait Kasus Kuota Haji Digelar Hari Ini
• 16 jam laludetik.com
thumb
Buka Puasa Bareng Anak Yatim, Sunway Medical Centre Penang Ungkap Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Usus
• 2 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.