Amerika Serikat: Serangan Iran Kian Lemah, Di Bawah Ekspektasi

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa terdapat penurunan intensitas serangan dari Iran. Meski demikian, perlawanan masih terus diberikan oleh Teheran.

Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikatn, Dan Caine pihaknya terus menggempur Iran. Teheran memang melakukan perlawanan, tetapi kekuatannya tidak melebihi perkiraan pihaknya sebelum perang.

Baca Juga: Amerika Serikat Serang Iran Lebih Keras, Selat Hormuz Jadi Perhatian

“Mereka bertempur dan kami menghormati itu, tetapi mereka tidak lebih tangguh dari yang kami perkirakan,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Menurut Pentagon, Amerika Serikat telah menyerang lebih dari lima ribu target di Iran. Serangan tersebut disebut telah menghancurkan atau merusak lebih dari lima puluh kapal angkatan laut, termasuk fasilitas militer serta gudang senjata.

Iran sendiri menolak tuntutan dari Amerika Serikat. Pihaknya justru semakin terlihat yakin melawan dengan menunjuk sosok dari Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei.

Teheran juga meluncurkan serangan terhadap pangkalan militer dan fasilitas diplomatik dari Amerika Serikat di Teluk Arab. Serangan tersebut juga berdampak pada infrastruktur energi dan transportasi dalam kawasan, termasuk penutupan bandara serta kerusakan fasilitas minyak.

Adapun Penasihat Kebijakan Luar Negeri Pemimpin Tertinggi Iran, Kamal Kharazi, menegaskan bahwa pihaknya telah menghentikan jalur diplomasi dengan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Waspada Ranjau Selat Hormuz, Kapal Iran Kembali Dihancurkan Amerika Serikat (AS)

Washington menurutnya telah ingkar janji dan menipunya dalam dua putaran perundingan, bahkan ketika proses negosiasi berlangsung, serangan justru dilancarkan terhadap Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putin Tawarkan Diri Jadi Mediator Konflik Iran-Israel: Upaya Perdamaian atau Strategi Perang?
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Memuncak! Iran Siap Perang Habis-Habisan Lawan AS, Simpan Rudal Terbaru? | SAPA PAGI
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Bambang Pamungkas Ogah Bahas Tuduhan Anak Papa ke Persija: Sebutan Sejak Saya Masih Main, Sudah Kedaluwarsa
• 33 menit lalubola.com
thumb
Laba Industri Pinjol Tembus Rp2,27 Triliun, OJK Dorong Konsolidasi
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.