Grand Sutera Kota Serang Sering Kebanjiran, BBWS C3 Keruk Sungai Cigeplak

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, sering dilanda banjir akibat luapan Sungai Cigeplak. Untuk mengatasi masalah itu, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) mengeruk Sungai Cigeplak.

Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, menyampaikan pihaknya telah menurunkan Tim Satuan Tugas Pelaksanaan Pengendalian Banjir dan Air (Satgaslak PBA) dan excavator long arm untuk mengeruk Sungai Cigeplak segmen Grand Sutera pada Selasa (10/3). Penanganan darurat dikerjakan bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.

Baca juga: Banjir 5 Meter di Perumahan Periuk Tangerang gegara Tanggul Kali Sabi Jebol

Menurutnya, banjir di Grand Sutera diakibatkan pendangkalan karena penyempitan alur sungai hingga sedimentasi. Kondisi tersebut membuat sungai tidak maksimal mengalirkan air dengan debit yang tinggi. Pengerukan sedimen dan pelebaran alur sungai menjadi penanganan darurat untuk mengembalikan kapasitas dan kemampuan sungai.

"Melalui pelaksanaan tindak darurat ini diharapkan kapasitas tampung Sungai Cigeplak dapat kembali optimal sehingga aliran air menjadi lebih lancar dan risiko genangan di kawasan sekitar dapat diminimalkan. Selain pengerukan sedimen, tim di lapangan juga melakukan pembersihan material yang menghambat aliran sungai," katanya, Rabu (11/3/2026).

Dedi menjelaskan, pada Desember 2025 pihaknya telah melakukan penanganan darurat berupa normalisasi sungai serta pembuatan tanggul sementara menggunakan sandbag dan bronjong pada tiga titik di kawasan Perumahan Grand Sutera.

"Penanganan darurat telah dilakukan pada Desember tahun lalu, sementara rencana penanganan permanen akan dilaksanakan pada akhir Maret mendatang," kata Dedi.

Baca juga: Respons Pemprov Banten Digugat Perdata karena Jalan Rusak di Pandeglang

"Di samping melakukan penanganan darurat, saat ini kami tengah melakukan penyusunan rencana penanganan untuk menentukan metode yang tepat mengatasi banjir di kawasan tersebut," sambungnya.

BBWS C3 sedang mengidentifikasi kondisi sungai, tingkat sedimentasi, serta faktor lain yang memengaruhi kapasitas aliran. Tujuan kajian itu adalah untuk menentukan langkah penanganan yang lebih efektif dan berkelanjutan.




(aik/dek)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Disebut Jadi Tempat Aman Jika Perang Dunia III Pecah, Begini Analisis Pakar UGM
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Quraish Shihab Doakan Presiden Prabowo Tegakkan Keadilan dan Perdamaian
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Anak Senior Golkar Akbar Tandjung, Karmia Krissanty Meninggal Dunia
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Catat! Ada Ormas Palak THR Laporkan ke 110, Auto Digulung Polisi
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Trump Beri Sinyal Akhiri Agresi ke Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok Drastis
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.