Chicago: Harga emas dunia sedikit naik pada perdagangan awal Asia Rabu. Pasar menghadapi sinyal yang beragam mengenai perang AS-Israel dengan Iran, dengan fokus utama pada gangguan di pasar energi dan potensi berakhirnya konflik tersebut.
Data inflasi konsumen AS yang akan datang untuk Februari juga akan dipantau untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang perekonomian terbesar di dunia, meskipun angka tersebut kemungkinan tidak akan mencerminkan kenaikan harga energi yang disebabkan oleh perang Iran.
Mengutip Investing.com, Rabu, 11 Maret 2026, harga emas spot sebagai harga pasar emas dunia saat ini, naik 0,3 persen menjadi USD5.210,51 per ons. Sementara harga emas berjangka sebagai patokan harga emas dunia untuk kontrak beli atau jual emas di masa depan, turun 0,5 persen menjadi USD5.216,55 per ons.
Kenaikan pada Rabu membuat harga emas menembus kisaran perdagangan USD5.000 hingga USD5.200 per ons yang terlihat selama minggu lalu, meskipun masih harus dilihat apakah tren ini dapat berlanjut. Logam mulia berwarna kuning ini mengalami fluktuasi liar setelah jatuh dari rekor tertinggi mendekati USD5.600 per ons pada akhir Januari.
Baca juga: Harga Emas Diramal Bakal Menguat Jadi Segini
(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Trump sebut perang AS-Iran segera berakhir
Sinyal yang beragam mengenai perang Iran juga menyebabkan fluktuasi pasar saham minggu ini. Presiden AS Donald Trump mengatakan perang hampir berakhir. Namun, serangan antara AS, Israel, dan Iran menunjukkan sedikit tanda mereda hingga dini hari Rabu, menandai hari ke-12 berturut-turut konflik tersebut.
Pasar khawatir inflasi yang dipicu oleh energi dapat memicu sikap yang lebih agresif dari bank sentral global, sebuah skenario yang berdampak buruk bagi emas. Anggapan ini membatasi kenaikan harga emas secara keseluruhan, meskipun emas batangan diuntungkan dari meningkatnya permintaan sebagai aset aman.
Adapun logam mulia lainnya mengalami kenaikan pada Rabu. Harga perak spot naik 0,5 persen menjadi USD88,7345 per ons. Sementara harga platinum spot naik 0,7 persen menjadi USD2.217,76 per ons.




