AS Tuduh Iran Tebar Ranjau di Selat Hormuz, Klaim Hancurkan 16 Kapal Pemasang

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Sistem pertahanan udara Israel menembak untuk mencegat rudal selama serangan Iran di atas Tel Aviv, Israel, Selasa pagi, 3 Maret 2026. (Sumber: AP Photo/Ohad Zwigenberg)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengeklaim pihaknya telah "mengeliminasi" 16 kapal pemasang ranjau Iran di dekat Selat Hormuz. CENTCOM menyatakan belasan kapal itu ditenggelamkan saat pasukan AS meluncurkan serangan besar ke Iran pada Selasa (10/3/2026).

"Pasukan AS mengeliminasi berbagai kapal Angkatan Laut Iran pada 10 Maret, termasuk 16 kapal pemasang ranjau di dekat Selat Hormuz," demikian pernyataan CENTCOM via media sosial X, Selasa (10/3/2026).

Sebelumnya, pejabat AS menuduh Iran menebar ranjau di Selat Hormuz untuk mengganggu jalur kapal yang krusial tersebut.

Seorang pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonim menuduh Iran menggunakan perahu yang bisa memuat dua hingga tiga ranjau untuk menebarnya di Selat Hormuz.

Baca Juga: Utusan Iran Sebut DK PBB Tutup Mata atas Serangan AS-Israel, Serukan Solidaritas Internasional

Pejabat itu mengakui AS tidak mengetahui jumah ranjau yang dimiliki Iran. Namun, Teheran diperkirakan memiliki 2.000 hingga 6.000 ranjau laut buatan dalam negeri atau dipasok China dan Rusia.

Presiden AS Donald Trump pun mengancam Iran terkait tuduhan penebaran ranjau di Selat Hormuz. Trump menyatakan pemasangan ranjau dapat menghentikan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.

Pada Selasa (10/3/2026), Trump mengeklaim pasukannya menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau Iran yang nonaktif. Trump pun mengancam pasukan AS akan menghancurkan lebih banyak lagi kapal penebar ranjau.

"Jika ranjau disebarkan atas alasan apa pun dan mereka tidak segera disingkirkan, konsekuensi militer terhadap Iran akan mencapai tingkat yang belum pernah terlihat," kata Trump dikutip CBS News.

Baca Juga: IRGC Bantah Trump Soal Kesuksesan Pasukan AS: Kami akan Menentukan Akhir Perang

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • selat hormuz
  • amerika serikat
  • donald trump
  • kapal penebar ranjau
  • perang iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Target 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Rampung Juni 2026.
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Daftar Pemain Drakor Boyfriend on Demand yang Diperankan Jisoo BLACKPINK
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menkeu Waspadai Dampak Konflik AS-Iran, Siapkan APBN Jadi Penahan Kejut
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
BSKDN Kemendagri Memperkuat Manajemen Talenta ASN Berbasis Merit System
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
3.005 Hunian Sementara di Aceh Timur Sudah Ditempati
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.