Mabes Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait persiapan arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 H. Mabes Polri menyebut, puncak arus mudik akan terjadi lebih awal yaitu pada tanggal 13 Maret.
Sementara untuk arus balik, diprediksi akan dimulai pada 24 Maret.
"Puncak arus mudik diprediksi tanggal 13 dan 17 Maret 2026. Puncak arus balik tanggal 24 dan 28 Maret," kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri, Rabu (11/3).
Potensi Pemudik Capai 143 Juta OrangMabes Polri mengatakan, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang.
"Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat yang akan mudik mencapai 143 juta dengan berbagai moda transportasi," kata Johnny.
Polri Siapkan 2.756 PoskoUntuk mendukung kelancaran arus mudik, Polri bersama instansi terkait menyiapkan ribuan posko pelayanan.
"Polri akan menggelar total 2.756 posko. Baik pos terpadu, pos pelayanan, demikian juga pos pengamanan, untuk memastikan tadi pelayanan kepada warga masyarakat bisa ter-deliver dengan baik," ucap dia.
Selain itu, Polri juga menyiapkan pengamanan di 185.544 objek, yang meliputi rumah ibadah, lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta titik-titik transportasi seperti pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara.
Akan ada berbagai strategi rekayasa lalu lintas yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Untuk diketahui juga oleh warga masyarakat, saudara-saudari yang nanti akan melaksanakan mudik, nanti akan ada beberapa strategi terkait dengan rekayasa lalu lintas, terkait dengan perkembangan situasional yang ada di lapangan," kata Johnny.
Kapolri Minta Personel Maksimalkan PelayananKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berpesan kepada seluruh personel Polri untuk memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.





